Gen Z juga dikenal sangat memprioritaskan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan. Mereka telah belajar dari generasi sebelumnya bahwa bekerja berlebihan tanpa batas dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik.
Menurut survei Deloitte pada 2023, setengah dari Gen Z menyebut "keseimbangan kehidupan kerja" sebagai prioritas utama dalam memilih pekerjaan.
Berbeda dengan generasi sebelumnya yang cenderung lebih sulit mengatakan "tidak" kepada atasan, Gen Z lebih berani menetapkan batasan dan menolak beban kerja berlebihan.
Mereka lebih memilih peran yang memberikan fleksibilitas dan kesempatan untuk bekerja dengan cara yang lebih cerdas daripada sekadar bekerja keras.
Benturan dengan Sistem Kerja Tradisional
Gen Z tidak dipecat hanya karena mereka adalah generasi yang buruk. Sebaliknya, mereka sering kali berbenturan dengan sistem kerja yang ketinggalan zaman dan kurang fleksibel untuk beradaptasi dengan kebutuhan modern.
Dengan nilai-nilai yang berbeda dan pendekatan yang lebih kritis terhadap dunia kerja, mereka mencari perubahan yang mendukung keseimbangan hidup dan tujuan sosial yang lebih besar.
Jika perusahaan ingin mempertahankan pekerja dari generasi ini, mereka mungkin perlu menyesuaikan pendekatan manajemen mereka dan mengakui bahwa cara kerja tradisional tidak lagi relevan bagi semua orang.
Baca Juga: Mobil Mungil Idola Gen-Z, Citroen Ami Rilis Versi Baru di 2025
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB
-
Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh
-
52 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Mei 2026: Klaim Kartu 115-120 dan Tag Gratis
-
73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra
-
Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini
-
Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?
-
Telkomsel Perkuat Layanan Digital Berbasis AI, Fokus Hadirkan Customer Experience Lebih Cepat
-
XLSMART Latih 25 Ribu Siswa Jadi Talenta Digital, Fokus pada Kreator Konten dan Skill Teknologi
-
3 Model Vivo X500 Series Terdaftar di IMEI, Usung Chipset Kencang Terbaru MediaTek