Suara.com - Kasus Tom Lembong yang diduga melakukan tindakan korupsi impor gula menjadi perbincangan hangat baru-baru ini. Seorang netizen dengan akun @hipohan membandingkan reaksi publik terhadap kasus Tom Lembong dan Fufufafa.
Melalui cuitan di laman X miliknya, akun ini menyebut jika netizen menunjukan sikap standar ganda. Pasalnya, jika dibandingkan kasus Tom Lembong terjadi 9 tahun yang lalu dan baru saja diusut di tahun 2024.
Di sisi lain, akun Kaskus Fufufafa pertama kali muncul pada tahun 2014 lalu. Akun tersebut diketahui menulis berbagai ujaran kebencian untuk sejumlah tokoh politik di Indonesia.
Akun yang diduga milik Gibran Rakabuming ini lalu menjadi viral usai beberapa unggahannya kembali beredar di laman X hingga menjadi viral.
Menurut pemilik akun @hipohan, netizen menunjukan dua reaksi berbeda untuk kasus Tom Lembong dan Fufufafa. Ia menyebut jika netizen justru menuntut agar kasus Tom Lembong segera diusut meskipun terjadi 9 tahun yang lalu.
Sedangkan kasus Fufufafa yang muncul 10 tahun yang lalu justru seolah dimaafkan oleh netizen yang menyebut jika hal tersebut sudah tidak perlu lagi untuk dibahas karena merupakan kasus lama.
Cuitan netizen tersebut yang membandingkan reaksi publik terhadap kasus Tom Lembong dan Fufufafa ini lalu menuai berbagai komentar di kolom balasan unggahan @hipohan.
"Negara kamu yang lucu" balas netizen.
"Fufufafa kapan mau diusut?" komentar akun lainnya.
Baca Juga: Rieke Diah Pitaloka dari Partai Mana? Sempat Tolak Rencana Tom Lembong Mau Impor Gula
"Betul juga, kasus 9 tahun lalu aja bisa diproses, harusnya 10 tahun juga bisa" ungkap netizen.
"Memang aneh" tulis akun lainnya membalas.
Berita Terkait
-
Silsilah Keluarga Ciska Wihardja: Istri Tom Lembong Putri CEO 'Crazy Rich'
-
Rieke Diah Pitaloka Desak Kejagung Usut Tuntas Mafia Impor Gula: Jangan Hanya Tom Lembong!
-
Sebut Pasal Kejagung buat Jerat Tom Lembong Tak Jelas, Pakar: Tuduhan Mengada-ngada!
-
Kekayaan Tom Lembong vs Zulhas Dibandingkan gegara Kasus Korupsi Gula, Ada yang Ngaku Tak Punya Rumah
-
Tak Ada Rumah dan Mobil di LHKPN Tom Lembong, KPK: Akan Kami Cek Lagi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan