Suara.com - Usai purnatugas pada 20 Oktober 2024, peran Jokowi sebagai Presiden Indonesia ke-7 menjadi sorotan publik, khususnya warganet di media sosial X.
Setelah kembali ke Solo, kini muncul pemberitaan mengenai sejumlah paslon di Pilkada 2024 yang mendatangi kediaman Jokowi.
Para paslon tersebut dilaporkan meminta dukungan Jokowi untuk maju di Pilkada 2024 dan berharap pendukung setia Jokowi di wilayah tersebut akan memilih mereka. Sontak, peran Jokowi usai pensiun menjadi Presiden RI kini dikritik oleh warganet.
Mayoritas warganet menilai bahwa dengan kemampuan Jokowi sebagai Presiden RI ke-7, ia seharusnya lebih menunjukkan sisi wibawa dan melakukan hal-hal yang lebih bermutu. Salah satu kritik tersebut disampaikan oleh akun X @denismalhotra pada 19 November 2024.
Pemilik akun tersebut mengkritik Jokowi yang seharusnya mampu menjadi narasumber di acara kampus maupun sekolah, alih-alih menjadi jurkam atau juru kampanye.
"Tamat sebagai presiden alih-alih jadi narasumber di kampus, bicara di forum intelektual, menjadi begawan bagi seluruh kalangan, eh malah jadi jurkam. Ini orang memang nggak punya wibawa dan harkat-martabat diri sama sekali," cuit pemilik akun tersebut sembari mengutip pemberitaan tentang pengakuan Jokowi yang didatangi oleh para paslon.
Kritik lainnya juga dilayangkan oleh pemilik akun X @CakKhum yang membagikan video ketika Jokowi secara terang-terangan memberikan dukungannya untuk sejumlah paslon di Pilkada 2024.
"Setelah pensiun dari Presiden ternyata buka jastip. Miris sih seharusnya jadi Sekjen PBB bukan jurkam atau jastip," tulisnya.
Cuitan tersebut kini mendapatkan ribuan suka dari pengguna X lainnya. Rupanya, tak sedikit warganet yang setuju dan memiliki pendapat serupa.
Baca Juga: Resmi Terima SK Kepengurusan Golkar, Bahlil Pastikan Tak Ada Nama Jokowi dan Gibran
"Mana berani jadi narasumber wkwkw, anaknya aja diajak ke kampus buat ngobrol nggak mau," tulis akun @pois**********
"Pokoknya black list calon yang didukung Jokowi. Biar dia nggak jumawa ngerasa yang punya negara terus sampai udah pensiun aja masih maksa mau cawe-cawe terus sama urusan pemerintahan," komentar @mia****_*****
"Kemarin katanya Jokowi mau istirahat, eh ternyata belum selesai dia main kekuasaan," tambah @mal****_****
"Nggak bisa kalau harus ke kampus. Ribet, harus siapin materi, publik speaking harus bagus, dan yang paling penting harus bisa menguasai masalah biar kalau ditanya bisa jawab. Susah semua itu. Mending keliling keliling sambil lempar-lempar kaos, simple," sahut @buk*********
"Kukira juru kamera, ternyata juru kampanye," timpal @myu****
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Sempat Berhenti 2 Hari, Donald Trump Ancam Serang Iran Lagi
-
Two Way Cake Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 5 Pilihan dan Review Pengguna
-
4 Cara Bikin Tampilan Chat WhatsApp Web Jadi Blur, Privasi Terjaga di Tempat Umum
-
Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia
-
'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta
-
Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai
-
Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan
-
Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026
-
MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi