Suara.com - M6 World Championship atau Kejuaraan Dunia M6 MLBB menghadirkan babak baru yaitu Swiss Stage. Berikut terdapat penjelasan apa itu Swiss Stage di M6 Mobile Legends.
Sebagai informasi, M6 Mobile Legends mempunyai tiga babak yaitu Wild Card, Swiss Stage, dan Playoff. Swiss Stage sendiri merupakan babak baru yang belum pernah ada di M1 hingga M5.
Tentu penggemar cukup kebingungan apabila tidak mengetahui penjelasan sistem serta eliminasinya. Babak Wild Card sudah berlangsung pada 21-24 November 2024.
Hanya ada 8 tim dari region tertentu yang bertarung di Wild Card. Dari 8 tim, hanya ada satu tim yang lolos ke Swiss Stage. ULFHEDNAR selaku Runner up MTC S4 Turki menjadi juara Wild Card M5 sehingga mereka melaju ke Swiss Stage.
Sebanyak 15 tim lain termasuk RRQ Hoshi dan Team Liquid ID dari Indonesia sudah menggenggam tiket Swiss Stage. MPL ID, MPL PH, dan MPL MY mempunyai masing-masing dua tiket untuk juara dan runner up.
Swiss Stage terdiri dari 15 tiket langsung + 1 juara Wild Card. Dari 16 tim, hanya ada 8 tim yang lolos ke fase Playoff M6 Mobile Legends.
Apa Itu Swiss Stage di M6?
Swiss Stage merupakan babak khusus yang mempertemukan tim dengan jumlah skor sama pada pertandingan sebelumnya. Swiss Stage berlangsung dari 28 November hingga 5 Desember 2024
Babak ini terdiri dari lima ronde atau Round. Pada Round 1, sebanyak 16 tim bakal bertarung secara acak dengan sistem Bo1 (Best of One). Selanjutnya, tim yang mempunyai skor 1 vs 0 dan 0 vs 1 akan bertemu di Round 2.
Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri Jadi Brand Ambassador Mobile Legends
Dua Round awal tak memiliki sistem eliminasi seperti yang tergambar pada bagan Swiss Stage pada artikel.
Tim yang menang tiga kali beruntun dari Round 1 hingga Round 3 otomatis lolos ekslusif ke ke Playoff. Proses eliminasi baru berlangsung di Round 3 hingga Round 5. Berikut penjelasan Swiss Stage di M6 Mobile Legends:
Round 1
Sebanyak 16 tim akan bertemu secara acak memakai sistem Bo1.
Round 2
Dari Round 1 pasti terdapat 8 tim yang menang 1 vs 0 serta 8 tim yang kalah 0 vs 1.
Berita Terkait
-
Panduan Suyou Mobile Legends, Hero Assassin Fighter Andalan Pro Player
-
LIVE REPORT: KBG vs Team Liquid ID, Pertarungan Day 2 M6 Mobile Legends
-
LIVE REPORT: Team Liquid ID vs Fnatic ONIC PH, Laga Sengit di M6 Mobile Legends
-
Pemain Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri Jadi Brand Ambassador Mobile Legends
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya