Suara.com - Puluhan ribu netizen ramai menyerang akun YouTube dan Instagram Hein Phyo Win usai laga Myanmar vs Indonesia di Piala AFF 2024 pada Senin (09/12/2024).
Publik merasa geram usai pemain Myanmar tersebut sengaja menendang bola ke arah kepala Marselino Ferdinan.
Sebagai informasi, laga Myanmar vs Indonesia berlangsung sengit di mana banyak peluang tercipta dari kedua tim. Skuad Garuda berhasil meraup poin penuh usai menang 1 vs 0 di kandang Myanmar.
Pada penghujung babak pertama, terdapat momen ketika Marselino Ferdinan terjatuh di sisi kanan pertahanan Myanmar. Saat wasit meniup peluit tanda pelanggaran, bek Hein Phyo Win justru menendang bola ke arah Marselino.
Padahal gelandang serang Timnas Indonesia itu dalam posisi sudah terkapar. Sangat kontroversial, wasit hanya memberikan kartu kuning kepada bek kanan Hein Phyo Win.
Aksi tersebut membuat akun Instagram Hein Phyo Win (@heinphyowin17) diserang oleh puluhan ribu netizen. Pantauan pada Senin (09/12/2024) malam, postingan yang di-pin oleh Hein Phyo Win dipenuhi lebih dari 20 ribu komentar cacian dari netizen Indonesia.
Meski begitu, Hein Phyo Win melepas pin pada Selasa (10/12/2024) sehingga unggahan tersebut hilang di posisi feed paling atas. Bek berumur 26 tahun ini sempat mempunyai postingan saat ia bersama seorang wanita muda.
Namun postingan tersebut sekarang sudah tak ada lagi. Akun @pretty_takara yang sebelumnya ditandai oleh Hein Phyo Win kini kini telah di-private. Akun @pretty_takara diduga merupakan milik kekasih atau mungkin orang terdekatnya. Bak ketakutan diserang, semua postingan di akun itu juga telah dihapus.
Pemain Myanmar tersebut turut memiliki kanal YouTube bernama Hein Phyo Win (@heinphyowin17) dengan hanya mendulang ratusan subscriber. Kanal YouTube-nya juga tak lepas dari serangan netizen Indonesia.
Baca Juga: Senyum Nyengir Rafael Struick di Bangku Cadangan, Netizen: Oh Gini Piala AFF
"Woi gondrong dekil, kalau nggak bisa main bola jangan kasar," kata @abi**1*1.
"Mainmu kayak orang lagi kehabisan duit belanja, ngamuk mulu," ungkap @t**kw*e.
"Bad attitude player, semoga Anda dan negara Anda hanya bermain sebatas ASEAN saja," komentar @ten**he**ras.
"Laga internasional kok main mirip tarkam. Gas report," tulis @sof**e*da.
Berita Terkait
-
Andre Rosiade Bangga dengan Aksi Pratama Arhan: Meski Sering Disindir Lempar Lembing
-
Anies Singgung Pengumuman dari CEO Google, Netizen Bandingkan dengan Gibran: Wapres Mana Kepikiran...
-
Pelatih Myanmar: Cadangan Timnas Indonesia Lebih Bagus
-
Kata-Kata STY dan Asnawi usai Skuad Garuda Libas Myanmar di Piala AFF 2024
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan