Suara.com - Bek Myanmar Hein Phyo Win ramai mendapat sorotan publik karena pemain tersebut melakukan aksi kasar. Berikut terdapat adu potensi penghasilan akun Instagram Marselino Ferdinan vs Hein Phyo Win.
Sebagai informasi, akun Instagram Hein Phyo Win diserang oleh netizen Indonesia dalam 24 jam terakhir. Salah satu postingan milik bek Myanmar bahkan dipenuhi lebih dari 25 ribu komentar cacian.
Perlu diketahui, laga Myanmar vs Indonesia berlangsung sengit di mana banyak peluang tercipta dari kedua tim. Skuad Garuda berhasil meraup poin penuh usai menang 1 vs 0 di kandang Myanmar.
Pada penghujung babak pertama, terdapat momen ketika Marselino Ferdinan terjatuh di sisi kanan pertahanan Myanmar. Saat wasit meniup peluit tanda pelanggaran, bek Hein Phyo Win justru menendang bola ke arah kepala Marselino.
Padahal gelandang serang Timnas Indonesia itu dalam posisi terkapar. Sangat kontroversial, wasit hanya memberikan kartu kuning kepada bek kanan Hein Phyo Win. Tendangan bola keras secara sengaja ke arah kepala dapat berakibat fatal pada kondisi tertentu.
Aksi tersebut membuat akun Instagram Hein Phyo Win (@heinphyowin17) diserang oleh puluhan ribu netizen Indonesia. Akun Instagram Marselino Ferdinan (@marselinoferdinan10) diketahui memiliki 4,7 juta pengikut.
Berdasarkan perhitungan Instagram Influencer Earnings Calculator dari Influencer Marketing Hub, akun @marselinoferdinan10 memiliki potensi penghasilan hingga 14.960 dolar AS atau Rp 237 juta setiap kali akun tersebut meraih kerja sama dengan sebuah brand.
Potensi penghasilan per tahun diprediksi antara ratusan juta hingga lebih dari Rp 2 miliar. Hein Phyo Win (@heinphyowin17) diketahui hanya mempunyai 4.800 pengikut.
Potensi penghasilan Instagram-nya mencapai 87 dolar AS atau Rp 1,4 juta setiap kali bekerja sama dengan brand. Bek Myanmar itu juga memiliki kanal YouTube bernama Hein Phyo Win (@heinphyowin17) dengan ratusan subscriber.
Baca Juga: Jejak Digital Agus Buntung Menari dan Goda Wanita, Netizen: Semengerikan Itu
Potensi penghasilan dari kanal YouTube-nya hanya sekitar 100 dolar AS atau Rp 1,59 juta saja. Dilihat dari angkanya, perbandingan penghasilan Instagram Marselino Ferdinan vs Hein Phyo Win bak langit dan Bumi.
Berita Terkait
-
3 Kekurangan yang Perlu Diperbaiki dari Skuad Indonesia Usai Lawan Myanmar
-
Kepala Marselino Ditendang Hein Phyo Win, Manajer Timnas Indonesia: Itu Bahaya Sekali!
-
Segini Gaji Dony Tri Pamungkas: Dibandingkan dengan Bambang Pamungkas
-
Shin Tae-yong Akui Performa Timnas Indonesia Telah Melampaui Ekspektasinya
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara