Suara.com - Pernyataan pendiri ponpes, Gus Miftah yang mengaku jika dirinya masih memiliki satu garis keturunan dengan Raja Majapahit menuai pro dan kontra di publik. Terbaru, netizen menyebut pengakuannya ini menjadi penyebab runtuhnya kerajaan tersebut.
Usai namanya tersandung kasus penghinaan terhadap penjual es teh, jejak digital Gus Miftah menjadi sorotan. Dalam video yang beredar, dirinya mengaku memiliki nasab yang sama dengan Prabu Brawijaya dari Kerajaan Majapahit.
Berdasarkan sejarah, Prabu Brawijaya dikenal sebagai salah satu Raja Majapahit. Namanya muncul dalam Babad Tanah Jawi karya JJ Mmeinsma dan Pujangga Mataram Islam.
Kerajaan Majapahit sendiri diketahui merupakan salah satu yang terbesar dalam sejarah Indonesia. Kerajaan ini berdiri sejak 1293 hingga 1527. Selain Prabu Brawijaya, pemimpin kerajaan ini adalah Raden Wijaya dan Hayam Wuruk.
Sejarah menyebut jika Kerajaan Majapahit mengalami keruntuhan akibat perang saudara, serangan Kerajaan Demak serta munculnya Kerajaan Melaka yang dipercaya menjadi ancaman serius untuk kerajaan tersebut.
Pengakuan Gus Miftah yang menyebut dirinya memiliki garis keturunan dengan Prabu Brawijaya dari Kerajaan Majapahit ini ditanggapi beragam oleh netizen di laman X.
"Akhirnya terjawab sudah penyebab runtuhnya Kerajaan Majapahit. Para Raja Majapahit mungkin sudah tahu bakalan punya keturunan yang namanya Taim, akhirnya daripada para Raja dan Maha Patih Gajah Mada malu lebih baik membubarkan diri aja" tulis akun ini.
Akun @TOM5helby membuat nyinyiran dan menyebut jika pengakuan Gus Miftah menjadi salah satu penyebab Kerajaan Majapahit hancur di saat itu. Pendapat akun ini langsung mendapat berbagai komentar yang sependapat dengan hal tersebut.
"Bubar! Bubar! Daripada Taim ngaku-ngaku keturunan kita" balas netizen.
Baca Juga: Sumber Kekayaan Yati Pesek, Dihina Gus Miftah Jelek hingga Disebut Bajingan!
"Mungkin keturunan kudanya Pangeran Majapahit" komentar akun lainnya.
"Gue yakin raja-raja Majapahit gak akan sudi punya anak kaya si Taim. Kalau Taim beneran lahir di era Majapahit mungkin raja nyuruh prajuritnya untuk membuang si Taim ke sungai atau dikasih ke binatang buah di hutan" ungkap netizen.
"Besok dia ngaku kalau dia keturunan Batman, Kura-kura Ninja, Shinchan atau turunan Kamehameha" tulis akun lainnya membalas.
Berita Terkait
-
Bak Tampar Gus Iqdam Usai Katain Netizen, Video Ganggu Ketertiban Umum Saat Konvoi di Jalan Viral Lagi
-
Ustaz Adi Hidayat Bantah Gantikan Gus Miftah, Netizen Bersyukur: Tetaplah Jadi Panutan Umat
-
Beda Sepak Terjang Gus Miftah vs Mahfud MD bak Bumi Langit, Berani Ngeledek Cupu?
-
Clara Shinta Dulu Terkenal karena Apa? Kini Terseret Kontroversi Gus Miftah vs Penjual Es Teh
-
Gus Miftah Buka Suara Soal Pasang Tarif Ceramah Sampai Rp 7,5 Miliar
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih