Suara.com - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming sebelumnya menjadi sorotan warganet di media sosial karena salah menggunakan kata 'para' dalam sambutannya di acara pembukaan Konferensi Besar 2024 Fatayat Nahdlatul Ulama (YU) pada Jumat (13/12/2024).
Dalam video yang beredar sebelumnya, Gibran Rakabuming memanggil para tokoh hingga para kiai menggunakan kalimat "para-para kiai". Padahal, kata 'para' itu sendiri sudah merujuk pada pengacuan kelompok atau menunjukkan arti jamak, sehingga tidak perlu pengulangan.
Namun, dalam video yang berbeda, suami Selvi Ananda itu lagi-lagi mengulangi kesalahan yang sama. Kali ini, kesalahan penggunaan kata 'para' itu terdengar dalam sambutan Gibran Rakabuming saat menghadiri acara pelantikan Pengurus Pusat Pemuda Katolik pada Selasa (17/12/2024).
Alih-alih belajar dari kritikan netizen sebelumnya, Gibran tardengar menggunakan kata 'para-para' dalam sambutannya tersebut. Hal ini terlihat pada video yang dibagikan ulang oleh akun X @PelatihT1dur.
"...stunting, apa pun itu pasti bisa diakselerasi kalua anak-anak mudanya itu ikut terlibat. Jadi sekali lagi, terima kasih dan selamat untuk para-para anggota Pemuda Katolik yang hadir pada malam hari ini," ucap Gibran Rakabuming.
Unggahan tersebut sontak menuai beragam respons dari sesame pengguna X. Mayoritas warganet mempertanyakan kemampuan berbahasa Indonesia Gibran Rakabuming. Pasalnya, jika memang terdapat kesalahan pada video yang sebelumnya beredar, public bertanya-tanya mengapa Gibran Rakabuming mengulangi kesalahan serupa.
Namun, di sisi lain, sejumlah warganet curiga jika kesalahan tersebut sengaja dilakukan Gibran Rakabuming demi menarik perhatian. Meski begitu, kesalahan pada penggunaan bahasa Indonesia bukanlah sesuatu yang baik, terlebih Gibran Rakabuming merupakan Wakil Presiden RI yang seharusnya mengerti penggunaan bahasa.
"Berarti beneran emang nggak ngerti dia," komentar @rota*********
"Saking nggak ada prestasinya. Narik perhatian pakai blunder yang disengaja. Sedih banget negara gue ini punya pemimpin model kayak gini," tambah @cae*******
Baca Juga: Refly Harun Soroti Luhut Tak Sebut Gibran: Sengaja atau Alam Bawah Sadar?
"Gue bahkan bisa bilang kalau public speaking gue lebih bagus daripada wapres ini," timpal @root****
"Kemarin ada salah satu channel YouTube yang mengatakan bahwa kesalahan-kesalahan dalam pidato missal atau keadaan-keadaan yang memancing bullyan memang disengaja, fokus mereka adalah banyaknya fokus yang terserap pada tingkahnya sehingga terus dalam pusaran pemberitaan," sahut @rif***_**
"Emang di level tolo* berarti ya, orang ini?" cuit @its***********
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara