Suara.com - Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) diprediksi akan kembali menggulung setidaknya 60 perusahaan. Hal ini dibeberkan oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer.
Kabar mengenai ancaman PHK tersebut kemudian membuat publik teringat dengan janji Gibran Rakabuming jika menjadi Wakil Presiden (Wapres) Indonesia. Kala itu, Gibran Rakabuming menjanjikan peluang terciptanya 19 juta lowongan kerja.
Video cuplikan ketika Gibran Rakabuming menyampaikan peluang lowongan pekerjaan tersebut dibagikan ulang oleh akun X @liaasister. Dalam rekaman tersebut, tampak Gibran Rakabuming menyampaikan pandangannya pada debat keempat Pilpres 2024 yang digelar di Jakarta Convention Center pada Minggu (21/1/2024).
"Jika agenda hilirisasi, pemerataan pembangunan, transisi menuju energi hijau, ekonomi kreatif, UMKM bisa kita kawal, insya Allah akan terbuka 19 juta lapangan pekerjaan untuk generasi muda dan kaum perempuan," ucap Gibran Rakabuming.
Lebih lanjut, putra sulung Jokowi itu mengatakan lima juta di antara lowongan kerja tersebut merupakan green jobs atau pekerjaan hijau.
"5 juta di antaranya adalah green jobs. Ini adalah peluang kerja di bidang pelestarian lingkungan. Green jobs ini adalah tren peluang kerja masa kini dan masa depan," tambah Gibran Rakabuming.
Setelah kini menjadi Wakil Presiden RI, warganet pun menagih janji Gibran Rakabuming.
"Mana nih lapangan kerja yang dijanjikan fufufafa waktu kampanye? Katanya mau buka lapangan kerja. Kita keluarkan janji kampanye satu per satu, mungkin saja dia sudah lupa," cuit pemilik akun.
Unggahan tersebut menuai beragam respons dari pengguna X lainnya. Mayoritas warganet menilai jika janji yang diumbar Gibran Rakabuming hanyalah kebohongan.
Baca Juga: Arti Gelar BSc Gibran Rakabuming Raka, Benarkah Peringkat Kedua Terendah?
"Omon omon empty aja, berharap dengan pembohong sama aja bodong," komentar @andi*******
"Setiap hari bagi-bagi susu, gimana lapangan kerja tercipta," tambah @wes********
"Kalau cuma janji ya nggak salah. Janji memberikan harapan itu hal terbaik yang pemimpin bisa sediakan. Soal terlaksana atau tidak, dikembalikan sama situasi dan kondisi," sahut @jhon******
"Dia aja jadi wapres pakai cara tidak halal, mana bisa kerja... buat rakyat," timpal @nar**_******
"Updatenya justru lapangan kerja yang udah ada malahan berkurang. PHK di mana-mana," cuit @opo********
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Tukin TNI Naik, Jangan Sampai Masih Ada Prajurit Langgar Hukum
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan
-
Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing
-
Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!
-
Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"
-
Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!
-
Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim
-
Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi