Kekurangan
Hunting Sniper seperti kurang memperhatikan 'asas keadilan' pada gameplay-nya. Bagaimana tidak, player kedua diuntungkan karena mereka dapat membaca arah gerak hewan pada player pertama.
Untuk masukan pada update selanjutnya, developer mungkin bisa memberikan keadilan dengan memberlakukan giliran player 1 > player 2 > player 2 > player 1.
Game ini tidak mempunyai mode Landscape sehingga player tidak dapat memperbesar pemandangan yang ada. Posisi portrait bagi sebagian orang tentu bisa membosankan jika terlalu lama.
Dalam level tertentu, game ini seolah 'pay to win'. Player bakal memperoleh peluru yang lebih tajam, bonus penilaian, dan senjata ber-damage tinggi apabila membeli paket khusus.
Developer seharusnya memberikan mode pertandingan khusus untuk pemain berbayar. Laga pemain berbayar vs player gratisan cenderung berat sebelah di level tertentu.
Kesimpulan
Hunting Sniper sangat cocok buat kalian yang penyuka game bertema penempak runduk sekaligus open world. Game ini juga dapat dimainkan dalam waktu singkat yaitu hanya 10 hingga 15 menit saja. Meski berukuran ringan, grafis dari Hunting Sniper ini cukup memukau.
Baca Juga: Review Hello Town, Game Renovasi Toko yang Bikin Ketagihan
Berita Terkait
-
Review Hello Town, Game Renovasi Toko yang Bikin Ketagihan
-
Review Dongker Beats: Game Ritme Menarik Penghilang Gabut
-
Review Game My Supermarket Simulator 3D: Rasakan Sensasi Jadi Pemilik Toko dan Jual Berbagai Produk
-
Review Game Satisroom: Perfectly Organize, Menata Jadi Makin Seru
-
Review Game Tiny Coffee Shop Story: Jadi Barista dan Coba Buat Berbagai Menu Kopi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir di Indonesia, Andalkan Kamera Nightography dan Baterai 5000mAh
-
Daftar HP Samsung yang Terima Update One UI 8.5, Makin Banyak Selain Galaxy S26
-
Pencipta Mortal Kombat Bahas Game Baru, Ingin Hadirkan Karakter Street Fighter
-
realme C100 Jadi HP 8000mAh Termurah 2026, Bisa Dipakai Gaming dan Streaming Seharian
-
Harga ASUS ExpertBook Ultra di Indonesia, Laptop AI Premium Super Ringan dengan Intel Core Ultra
-
Snapdragon 6 Gen 5 dan 4 Gen 5 Resmi Rilis: Chip HP Midrange Anyar, Skor AnTuTu Tinggi
-
5 Rekomendasi Earphone Kabel Terlaris di Shopee: Praktis, Harga Ekonomis Mulai Rp20 Ribuan
-
Huawei Nova 15 Max Debut Usung Baterai 8.500 mAh dan Tombol Mirip iPhone
-
5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
-
5 HP Dual Record Video dengan Harga Terjangkau untuk Konten Vlogging Kreator Pemula