Suara.com - Mulai awal tahun 2025 ini, sejumlah ponsel lama tidak lagi bisa mengakses layanan WhatsApp. Perubahan ini terjadi seiring perkembangan teknologi yang terus bergerak maju, sehingga perangkat dengan sistem operasi lama tidak lagi kompatibel dengan aplikasi perpesanan populer tersebut.
Perubahan ini khususnya berdampak pada perangkat dengan sistem operasi Android KitKat, yang pertama kali dirilis lebih dari satu dekade lalu.
Dikutip dari UNILAD, WhatsApp mengumumkan bahwa ponsel yang masih menggunakan KitKat tidak akan bisa menggunakan layanan aplikasi tersebut mulai 1 Januari 2025.
Namun, jika perangkat Anda masih memungkinkan pembaruan ke sistem operasi yang lebih baru, layanan WhatsApp tetap bisa digunakan.
Berikut adalah daftar beberapa perangkat Android yang terdampak:
- Samsung: Galaxy S3, Galaxy Note 2, Galaxy Ace 3, Galaxy S4 Mini
- Motorola: Moto G (Generasi 1), Razr HD, Moto E 2014
- HTC: One X, One X+, Desire 500, Desire 601
- LG: Optimus G, Nexus 4, G2 Mini, L90
- Sony: Xperia Z, Xperia SP, Xperia T, Xperia V
Tak hanya pengguna Android, perangkat iPhone dengan iOS 15.1 atau versi lebih lama juga akan kehilangan akses WhatsApp mulai 5 Mei 2025. Beberapa model iPhone yang terdampak meliputi:
- iPhone 5s
- iPhone 6
- iPhone 6 Plus
Pengumuman ini tentu mengejutkan banyak pengguna dua perangkat tersebut. Mereka harus mengganti perangkat Android atau iOS-nya jika masih ingin terhubung dengan WhatsApp
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan