Suara.com - Gus Iqdam kembali ramai menjadi pembicaraan usai pengajiannya diwarnai oleh kembang api megah. Tak sedikit netizen yang mencibir serta menganggap itu mirip kaum Majusi.
Netizen lain bahkan berpendapat bila pesta kembang api di pengajian justru mirip konser Rammstein. Sebagai informasi, pendakwah muda Gus Iqdam sudah viral beberapa kali dalam sebulan.
Sebelumnya, ia viral karena dianggap merendahkan penjual es teh. Tak berselang lama, klarifikasi hingga ucapan netizen 'maha tol*l' turut menuai sorotan publik.
Selain itu, Gus Iqdam viral lagi usai memamerkan supercar mewah Lamborghini Aventador dan mobil listrik Hummer. Akun @meishintarosmawati baru-baru ini mengunggah video mengenai kemegahan di acara pengajian Gus Iqdam.
"Masyaallah kembang api saat dinyalakan berbentuk nama Gus Iqdam," tulis @meishintarosmawati. Postingan yang dibagikan viral setelah ditonton lebih dari 280 ribu kali dan memancing ribuan komentar netizen.
Video itu direkam saat Muhammad Iqdam menggelar pengajian di Desa Sumbersewu, Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur pada Sabtu (18/01/2025). Postingan menampilkan keterangan bahwa pengajian akbar yang dipadati ribuan jemaah itu menghadirkan tim kembang apik khusus dari dari Bali.
Unggahan video lain memperlihatkan detik-detik Gus Iqdam yang menyalakan tombol seremonial kembang api dari panggung utama. "Selamat datang Gus Iqdam di Sumbersewu, Muncar, Banyuwangi," ucap panitia melalui pengeras suara.
Kamera lantas merekam lampu bertuliskan 'GUS IQDAM' yang dikelilingi nyala kembang api. Sayang, tulisan hanya membentuk 'GUS IQDA' mengingat huruf 'M' tak menyala sempurna. Puluhan kembang api lain lantas menghiasi langit diiringi oleh tepuk tangan jemaah.
Netizen lantas mencibir bila pesta kembang api itu mirip ritual kaum Majusi. Sebagai informasi, Majusi (sebutan penganut agama Zoroastrianisme) mempunyai api abadi di altar sesembahan mereka. Konon, api abadi yang menyala selama ribuan tahun milik Majusi padam saat Nabi Muhammad lahir. Postingan viral mengenai pengajian Gus Iqdam yang diwarnai pesta kembang api menuai beragam komentar netizen.
Baca Juga: Viral Rednote Pengganti TikTok yang Dilarang AS, Apakah Aman?
"Sekilas mirip kaum Majusi," tulis @f**el_*fr.
"Malah jadi Majusi, kocak," balas @ag**gp*rlo.
"Anj*r vibes-nya mirip konser Rammstein," komentar @**wia*ws.
"Gus idola saya cuma Gus Dur sama Gus Baha. Duh ini kok malah malu-maluin sih," ungkap @ak**k*n98.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda