Suara.com - DeepSeek R1 digadang-gadang akan menyaingi ChatGPT dari berbagai segi. Tapi pertanyaannya, apa perbedaan mencolok dari DeepSeek R1 dan ChatGPT?
Seperti diketahui, DeepSeek R1 adalah model AI baru yang dikembangkan oleh DeepSeek, perusahaan rintisan teknologi Tiongkok yang didirikan pada tahun 2023 oleh Liang Wenfeng.
Sejumlah laporan mengklaim bahwa model ini lebih cerdas, lebih cepat, dan lebih serbaguna daripada ChatGPT.
Kelebihan DeepSeek R1 dibanding ChatGPT
1. Cara kerja yang lebih unik
DeepSeek R1 unik karena menggunakan pembelajaran penguatan (RL) untuk melatih modelnya.
Tidak seperti ChatGPT, yang mengandalkan kumpulan data besar dan pelatihan terbimbing, DeepSeek R1 memungkinkan AI untuk belajar melalui uji coba, yang membantunya mengembangkan keterampilan penalaran tingkat lanjut.
2. AI Sumber Terbuka
DeepSeek R1 bersifat open source, yang berarti siapa pun termasuk pengembang, peneliti, atau perusahaan dapat mengakses dan menggunakan model tersebut secara gratis.
Baca Juga: DeepSeek Startup AI Murah China Guncang Pasar Saham Global
Di sisi lain, ChatGPT merupakan sistem tertutup, yang dikontrol oleh OpenAI. Pendekatan open-source DeepSeek memungkinkan orang di seluruh dunia untuk meningkatkan dan menyesuaikan modelnya.
3. Kemampuan Berpikir Kuat
DeepSeek R1 sangat bagus dalam tugas-tugas seperti memecahkan soal matematika, menulis kode, dan membuat keputusan yang logis.
DeepSeek R1 telah mengalahkan ChatGPT dan AI lainnya dalam uji tolok ukur seperti:
- Tes matematika (AIME), yang mendapat skor lebih tinggi.
- Tantangan pemrograman (Codeforces), di mana ia menunjukkan kemampuan pengkodean yang lebih kuat.
4. Kinerja lebih efisien
DeepSeek R1 dirancang agar hemat sumber daya. DeepSeek R1 menggunakan daya komputasi 10 kali lebih sedikit daripada beberapa pesaingnya, seperti Meta's Llama 3.1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Akses Keluar Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan Mulai Hari Ini, Kenapa?
-
4 Lipstik Maybelline Warna Peach, Bikin Kulit Sawo Matang Auto Cerah dan Segar
-
Stop Normalisasi Rayap Besi: Saatnya Benahi Penegakan Hukumnya
-
Pajak di Tangan yang Tepat, Warga Singapura Dapat Rp 4,2 Juta Per Bulan Imbas Harga Minyak Naik
-
Febri Diansyah Tantang Kejagung Buktikan Pemilik Emas 74 Kg: Jangan Cuma Andalkan Pengakuan Tesangka
-
IHSG Ditutup Naik ke Level 6.147 di Sesi I, Saham-saham Ini Jadi Penopangnya!
-
Tambang Emas Martabe Tak Jadi Diambil Danantara, Pendapatan UNTR Turun 15 Persen
-
Apa Perbedaan antara Mobil Listrik dan Mobil Hybrid? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya
-
Sosok Setya Budi Dias, Pegawai KPK Ikut Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
-
Kereta Api Harus Layani Rakyat, Bukan Sekadar Kejar Untung