Suara.com - Konsorsium yang dipimpin YouTuber MrBeast alias Jimmy Donaldson menawarkan 20 miliar Dolar AS atau sekitar Rp 326,3 triliun untuk membeli TikTok.
Kelompok ini berisi para investor yang mencakup MrBeast, Pendiri Employer.com Jesse Tinsley, Pendiri sekaligus CEO Roblox David Baszucki, serta CEO Anchorage Digital Nathan McCauley.
Laporan Bloomberg mengatakan kalau mereka ingin mengakuisisi TikTok. Konsorsium MrBeast ini yakin memerlukan dana hingga 25 miliar Dolar AS atau Rp 407,8 triliun untuk membeli platform video pendek asal China tersebut.
Perwakilan konsorsium mengaku kalau mereka sedang berunding dengan beberapa pihak lain untuk bergabung dengan kelompok tersebut.
"Kelompok-kelompok terkemuka yang semuanya menawar secara kredibel di TikTok telah menghubungi kami untuk membantu mereka. Saya gembira dapat bermitra untuk mewujudkan ini. Hal-hal besar sedang dipersiapkan," tulis MrBeast dalam cuitan akun X, dikutip dari IGN, Jumat (31/1/2025).
Sayangnya ByteDance selaku perusahaan induk TikTok sudah menyebut kalau aplikasi itu tidak akan dijual. Konsorsium juga belum mendapatkan tanggapan langsung dari ByteDance.
Beberapa waktu lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumbar kalau Microsoft menjadi salah satu perusahaan yang mengakuisisi TikTok di AS. Ia juga berharap ada lelang penawaran untuk membeli TikTok.
TikTok sempat diblokir di AS selama beberapa jam pada 19 Januari 2025 kemarin. Alasannya, undang-undang baru Amerika memaksa ByteDance untuk menjual TikTok di AS karena dianggap mengancam keamanan negara.
TikTok diblokir setelah Mahkamah Agung AS menolak banding setelah perusahaan asal China itu menggugat ke pengadilan.
Baca Juga: 40 Pantun Ubur-Ubur Ikan Lele yang Lucu dan Menghibur, Sedang Viral di TikTok
Tapi TikTok kembali diizinkan setelah mendapatkan jaminan dari Trump selama 75 hari. Bahkan mereka mengklaim siap bekerja sama dengan Presiden terpilih AS tersebut.
"Kami akan bekerja sama dengan Presiden Trump untuk mencari solusi jangka panjang yang akan membuat TikTok tetap berada di AS," tegas TikTok.
Berita Terkait
-
40 Pantun Ubur-Ubur Ikan Lele yang Lucu dan Menghibur, Sedang Viral di TikTok
-
Sosok David Gadgetin, YouTuber Tukang Review HP Curi Perhatian di Film 1 Kakak 7 Ponakan
-
Trump Dukung Perang Penawaran TikTok, Microsoft Calon Terkuat?
-
Ngakak! Ini Kumpulan Pantun Ubur-Ubur Makan Lele, Lagi Viral di TikTok!
-
Cara Menyembunyikan Video yang Disukai di TikTok
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan