Suara.com - Brand HP China Honor resmi meramaikan lagi pasar ponsel Indonesia setelah vakum sejak 2019 lalu. Mantan anak perusahaan Huawei itu bakal meluncurkan lima produk sekaligus pada 26 Februari 2025 mendatang.
Marketing Director Honor South Pacific, Victor Yu bercerita kalau alasan Honor kembali ke Indonesia karena menganggap negara ini memiliki potensi besar di pasar ponsel. Ia juga yakin bisa membawa angin segar lewat beberapa HP Honor yang akan dirilis ke Tanah Air.
"Kami yakin kami datang ke Indonesia dapat membawa sesuatu yang baru ke pasar ini," ungkapnya saat acara Hands-on yang digelar di Kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (11/2/2025).
Victor lalu bercerita saat Honor memisahkan diri dari bisnis Huawei. Ia tak menampik kalau sampai sekarang banyak publik yang menganggap citra Huawei masih melekat di Honor.
Namun setelah independen dari Huawei sejak 2020 lalu, Honor pun fokus mengembangkan bisnisnya ke banyak negara. Terbukti Honor sudah melebarkan sayapnya hingga lebih dari 100 negara.
Victor mengklaim kalau Honor berkembang sangat cepat di Eropa, Timur Tengah, hingga Asia. Ia memamerkan pencapaian Honor yang bisa menembus tiga besar peringkat pangsa ponsel Malaysia.
Berangkat dari sana, Honor pun fokus mengembangkan inovasi dari divisi penelitian dan pengembangan (research and development atau RnD). Mereka sudah memiliki tujuh fasilitas lab pengembangan di seluruh dunia dan bakal membangun fasilitas terbaru di Eropa.
Bekal Honor lainnya yakni mereka sudah bekerja sama dengan raksasa teknologi seperti Google, Nokia, hingga Microsoft.
Sementara untuk persiapan di Indonesia, Honor juga sudah bekerja sama dengan Erajaya untuk distributor produk. Perusahaan HP China ini juga sudah memiliki pabrik yang berlokasi di Batam.
Baca Juga: HP Honor Resmi Comeback ke Indonesia 26 Februari, Langsung Rilis 5 Produk
Terakhir, Honor juga sudah menyiapkan layanan perbaikan atau service center yang tersebar di delapan wilayah di Indonesia. Victor menyebut kalau layanan tersebut dominan ada di Pulau Jawa.
"Jadi kami yakin kami dapat melangkah lebih jauh di sini," jelasnya.
Berita Terkait
-
HP Honor Resmi Comeback ke Indonesia 26 Februari, Langsung Rilis 5 Produk
-
Rekomendasi Item Build Mozi ala BTR Psychoo untuk Push Rank Honor of Kings
-
Honor Watch 5 Lolos Sertifikasi di Indonesia, Ini Bocoran Spesifikasi dan Harganya
-
Honor MagicBook X14 Pro 2025 Siap Debut, Bawa Bodi Ramping
-
Huawei Pura 70 Ultra Kini Bisa Dibeli dengan Tukar Tambah HP Lama
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
5 HP Infinix dengan Kamera 0,5 Mirip iPhone, Harga Rp3 Jutaan
-
Turnamen Esports Berbasis Cyber Security Resmi Diumumkan
-
27 Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026, Ambil Kompensasi Bug Sekarang
-
42 Kode Redeem FF Free Fire Spesial Diskon 16 April 2026, Cek Bocoran MP40 Cobra Rilis Lagi
-
5 Smartwatch dengan Desain Kekinian, Tak Jadul, dan Fitur Lengkap Buat Gen Z Aktif
-
Honor Uji HP Baru dengan Baterai 11.000 mAh, Terbesar di Kelasnya
-
Tak Semahal Anggaran Pemkab Blora, Segini Harga CapCut dan Canva Pro 2026
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?
-
Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya
-
Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc