Suara.com - Perusahaan resmi merilis NVIDIA GeForce RTX 5070, RTX 5070 Ti, RTX 5080, dan RTX 5090 di CES 2025 pada Januari lalu. Dua kartu grafis anyar yaitu Nvidia RTX 5050 dan RTX 5060 sekarang sudah lolos sertifikasi resmi.
Sebagai informasi, perhatian penggemar sempat tertuju pada RTX 5080 dan RTX 5090 yang menawarkan performa gahar. Sayang, kartu grafis tersebut jauh dari kata murah.
Stok terbatas dan permintaan tinggi bahkan membuat harga dua kartu grafis tertinggi NVIDIA melonjak tajam di toko online. Kartu grafis biasanya menjadi kendala utama untuk membangun perangkat game yang terjangkau.
Perusahaan diyakini tak menyampingkan segmen itu sehingga mereka siap menghadirkan kartu grafis lebih murah. NVIDIA RTX 5050 dan RTX 5060 akan menjadi jawaban untuk mengisi segmen tersebut.
Dikutip dari Wccftech, RTX 5050, RTX 5060 dan RTX 5060 Ti telah lolos sertifikasi di Eurasian Economic Commission (EEC). Ini berarti peluncuran komersial siap dilakukan dalam waktu dekat.
Melalui laporan terpisah, RTX 5070 Ti kabarnya meluncur pada 20 Februari dengan harga eceran yang disarankan sebesar 749 dolar AS atau Rp 12,1 juta (kurs Rp 16.220). Hingga saat ini, diyakini bahwa RTX 5050 akan menjadi GPU khusus laptop. Zotac memiliki rencana lain, yang menunjukkan bahwa mereka akan memproduksi varian desktop.
Kemungkinan RTX 5050 agak mengejutkan, mengingat NVIDIA melewatkan RTX 4050 untuk desktop. RTX 3050 dan RTX 3060 tetap menjadi GPU yang ramah anggaran dari perusahaan tersebut, dengan harga eceran yang disarankan sebesar 249-330 dolar AS.
Jika tidak, para gamer yang kekurangan uang harus beralih ke seri Intel Battlemage atau kartu AMD seperti Radeon RX 7600.
Sebagian besar pengamat berspekulasi bahwa desktop RTX 5050 tidak akan menghabiskan biaya lebih dari 250 dolar AS (Rp 4 juta) bagi para gamer.
Baca Juga: NVIDIA dan MediaTek Diprediksi Garap Chip AI Ponsel, Siap Saingi Qualcomm
Sebagai pengingat, RTX 5070 sebelumnya merupakan seri termurah dengan harga 549 dolar AS atau Rp 8,9 juta ketika debut di CES 2025.
Dengan asumsi RTX 5050 mendukung semua fitur RTX 50 seri DLSS 4, pembuatan multi-frame dapat memberikan manfaat khusus bagi GPU.
Alih-alih mengandalkan kekuatan inti CUDA, kartu grafis yang kurang mampu akan menggunakan teknologi AI NVIDIA untuk meningkatkan frame rate.
Sayangnya, pengajuan Zotac EEC tidak menyertakan spesifikasi apa pun. Perdebatan sengit adalah apakah RTX 5050 akan menggunakan memori DDR6 atau DDR7.
Terkait peluncuran, RTX 5060 dan RTX 5060 Ti bakal dirilis dalam beberapa bulan mendatang. Jika RTX 5050 besutan Zotac menjadi kenyataan, kemungkinan besar tidak akan hadir hingga musim panas mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit
-
Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga