Suara.com - Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini membagikan sejumlah foto pertemuan dengan para Pimpinan Redaksi (Pemred) pada Sabtu (22/2/2025). Dalam rapat yang diselenggarakan di Hambalang tersebut, Prabowo Subianto menyebut jika pertemuan terakhir diadakan pada 18 Juli 2023.
"Kami berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai berbagai isu serta kebijakan strategis, di mana media memegang peran penting sebagai ujung tombak penyampaian informasi yang utuh dan terpercaya kepada masyarakat. Semoga pertemuan ini semakin memperkuat sinergi dan kontribusi media dalam membangun bangsa," tulis Prabowo Subianto.
Unggahan tersebut sontak menuai atensi publik di media sosial. Namun, warganet salah fokus dengan merek air mineral yang disajikan di atas meja. Bukan air mineral biasa, tampak botol air Equil tersedia untuk masing-masing tamu.
Hal ini membuat harga air mineral tersebut dibandingkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan keputusan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah. Salah satu akun X @ARSIPAJA pun turut menyoroti hal tersebut.
Sebagaimana diketahui, anggaran makan gratis sebesar Rp 10.000. Namun, harga air mineral Equil adalah Rp 34.650 per botolnya. Saat ditelusuri melalui platform marketplace, harga termurah untuk air mineral Equil adalah Rp 20.850 per botol. Angka tersebut masih dua kali lipatnya dibandingkan dengan program MBG.
Tak hanya itu, pemangkasan anggaran yang dilakukan pemerintah pun disinggung oleh publik. Alih-alih melakukan penghematan, rapat tersebut justru menyajikan air mineral dengan harga yang terbilang mahal.
"MBG: Rp 10.000. Equil (e-katalog): Rp 34.650," tulis pemilik akun.
Unggahan yang disukai sebanyak lebih dari 34.000 kali oleh sesama pengguna X itu pun menuai beragam komentar.
"Nenggak air putih senilai tiga hari MBG," komentar @pakko******
"Takut nggak cocok kah sama lidahnya kalau minum air mineral yang harga 3 ribuan? Efisiensinya yang rata dong," tambah @call***_
"Efisiensi tapi minumnya Equil? Efisiensi ndasmu!" sahut @akea*****
"Kalau setiap rapat Prabowo nyediainnya Equil, berarti buat kabinetnya doang yang isinya 109 kepala itu kalau meeting tiap akhir pekan setahun kira-kira 900 jutaan buat minum doang per tahun. Belum anak-anaknya yang ngikut," timpal @efr****
"Dan seperti biasa. Rumus efisiensi nggak berlaku buat pejabat," sambung @nabi********
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!
-
Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita
-
Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan