Suara.com - Iklan berbayar di media sosial seperti Facebook adalah salah satu cara cepat untuk meningkatkan jangkauan konten atau bisnis. Facebook kini memiliki lebih dari tiga miliar pengguna aktif bulanan, sehingga tak heran jika platform tersebut menjadi media sosial yang paling populer untuk menjalankan iklan.
Namun, pengguna pemula mungkin kebingungan bagaimana cara memasang iklan Facebook atau Facebook Ads. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini cara menggunakan iklan di Facebook dengan mudah:
Cara beriklan di Facebook
Semua kampanye iklan Facebook berjalan melalui alat Facebook Ads Manager yang cukup mudah untuk digunakan.
Saat mendaftar di Facebook, pengguna akan diberikan ID akun iklan pribadi secara default. Pengguna dapat melihat ID ini dengan membuka Ads Manager dan mengecek di sudut kiri atas.
Untuk menggunakan Facebook Ads Manager, pengguna memerlukan metode pembayaran yang terverifikasi dan Facebook Page atau menjadi admin atau pengiklan di Page orang lain.
Untuk membuka Facebook Ads Manager, klik tautan ini dan pengguna akan dibawa langsung ke Facebook Ads Manager untuk akun iklan pribadi.
Untuk membuka Ads Manager dari bisnis Page, arahkan ke bilah sisi kiri dan klik panah tarik turun Ad Center di Facebook Page mana pun, lalu pilih All Ads dari menu tarik turun. Di bagian bawah Page tersebut terdapat opsi untuk mengklik Ads Manager.
Kemudian ketuk Ads Manager untuk memulai dan pengguna akan diarahkan ke halaman Facebook Ad Accounts, yang berisi ikhtisar singkat tentang akun iklan. Jika pengguna memiliki akses ke lebih dari satu akun iklan, pilih akun di mana pengguna ingin menjalankan iklan.
Baca Juga: Catat! Jadwal Penukaran Uang Baru 2025 di Medan, Berikut Lokasinya
Cara membuat iklan Facebook
Pertama, pengguna perlu membuat iklan pertama dengan mengklik tombol hijau Create Ad. Facebook akan membawa pengguna ke halaman di mana pengguna akan diminta untuk memilih jenis pembelian dan tujuan kampanye.
Kemudian pilih jenis pembelian. Iklan Meta memiliki dua jenis pembelian, yaitu Auction dan Reservation. Action menawarkan lebih banyak pilihan dan fleksibilitas dengan hasil yang kurang dapat diprediksi. Jenis ini dapat ditempatkan di Facebook, Messenger, Instagram, dan Meta Audience Network.
Di sisi lain, Reservation memungkinkan pengguna merencanakan dan membeli kampanye pengguna terlebih dahulu, dengan sasaran kinerja yang dapat diprediksi dan kontrol yang lebih besar. Iklan ini dapat ditempatkan di Facebook dan Instagram. Perbedaan utama antara keduanya terletak pada pengaturan kampanye dan tujuan kampanye.
Langkah selanjutnya, pilih tujuan kampanye pengguna. Terdapat enam tujuan yang dapat dipilih, yaitu Awareness, Traffic, Engagement, Leads, App promotion, dan Sales. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing tujuan iklan:
- Awareness: Iklan akan ditampilkan kepada orang-orang yang kemungkinan besar mengingatnya. Menurut Meta, jenis sasaran ini bagus untuk jangkauan, kesadaran merek, tayangan video, dan kesadaran lokasi toko.
- Traffic: Sesuai namanya, jenis iklan ini akan mengarahkan orang ke tujuan tertentu, seperti situs web, acara, atau tautan unduhan. Jenis ini paling cocok untuk klik tautan, tayangan halaman arahan, dan panggilan.
- Engagement: Jenis iklan ini akan membuat pengguna lebih mudah menerima pesan, pembelian dalam aplikasi, suka, dan komentar. Jenis ini juga bagus untuk tayangan video, konversi, dan panggilan.
- Leads: Iklan jenis seperti ini dapat membantu pengguna mengumpulkan info dari calon pelanggan. Jenis ini bagus untuk formulir, konversi, dan panggilan.
- App promotion: Dengan jenis ini, pengguna bisa mendapatkan lebih banyak orang untuk menggunakan bisnis pengguna.
- Sales: Jenis ini menyasar orang-orang yang kemungkinan akan membeli produk atau layanan pengguna.
Setelah itu, pilih nama untuk kampanye. Pastikan nama iklan mudah dikenali semua orang. Pengguna kemudian akan diminta untuk memilih kategori iklan untuk mematuhi standar periklanan Facebook dan berbagai negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Predator Gaming Jadi Mitra VCT Pacific 2026, Hadirkan PC Orion 7000
-
Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia
-
Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas
-
Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%
-
Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap
-
Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan
-
5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
-
Tren PayLater untuk Beli Elektronik Meningkat: Ini Peran Indodana di Era Belanja Digital 2026
-
5 Smartwatch Mirip Apple Watch Termurah 2026, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Realme Narzo 100 Lite 5G Rilis 14 April, Baterai 7000mAh, Layar 144Hz, Harga Mulai Rp2 Jutaan