Suara.com - Xiaomi menghadirkan mode layar terpisah terbaru pada HyperOS 2.1. Perangkat lunak terbaru dari Xiaomi ini membawa pembaruan besar pada fitur layar terpisah, yang kini menjadi sorotan di kalangan pengguna.
Pembaruan ini tidak hanya menawarkan pengalaman multitasking yang lebih efisien, tetapi juga menghadirkan antarmuka yang lebih menarik dan lebih mudah digunakan.
Dilansir dari Xiaomi Time pada Sabtu (22/3/2025), HyperOS 2.1 menampilkan perombakan pada tampilan layar terpisah yang memungkinkan pengguna untuk bekerja dengan beberapa aplikasi secara bersamaan dengan cara yang lebih intuitif.
Pembaruan ini mengubah cara pengguna berinteraksi dengan perangkat, memberikan kemudahan untuk beralih antara aplikasi-aplikasi tanpa harus berpindah dari satu layar ke layar lainnya.
Xiaomi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pengalaman pengguna melalui desain antarmuka yang bersih dan fungsional, dengan tetap menjaga kepraktisan bagi penggunanya.
Salah satu fitur utama dari pembaruan ini adalah kemudahan akses ke mode layar terpisah yang baru. Pengguna hanya perlu mengikuti beberapa langkah mudah untuk memulai.
Pertama, buka aplikasi yang ingin digunakan, geser layar ke atas dan tahan untuk membuka opsi jendela mengambang, pilih aplikasi yang diinginkan, lalu ketuk untuk mengaktifkan mode layar terpisah.
Dengan kontrol pengaturan yang baru, pengguna dapat mengatur aplikasi sesuai posisi yang diinginkan, baik di bagian atas maupun bawah layar, untuk memaksimalkan penggunaan ruang layar.
Selain kemudahan penggunaan, pembaruan ini juga memperkenalkan perbaikan visual yang membuat multitasking menjadi lebih menyenangkan.
Baca Juga: Xiaomi Hadirkan Kustomisasi Bilah Status Baru di HyperOS 2.2
Tampilan aplikasi yang terbagi dengan jelas dan transisi antar aplikasi yang lebih mulus kini tersedia, memberi pengalaman yang lebih nyaman saat mengubah ukuran jendela aplikasi.
Selain itu, sinyal visual yang lebih kuat menunjukkan aktivitas aplikasi yang sedang berjalan, memberikan pengguna pemahaman yang lebih jelas tentang apa yang sedang berlangsung di perangkat pengguna.
Antarmuka baru ini dirancang untuk memanfaatkan ruang layar secara lebih efisien, khususnya pada perangkat dengan layar besar, seperti Xiaomi 15 Pro dan Redmi Note 14.
Hal ini memungkinkan pengguna untuk bekerja lebih produktif dengan beberapa aplikasi terbuka dalam satu waktu tanpa merasa terbatas oleh ukuran layar.
Dengan demikian, pengguna dapat menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan tanpa kehilangan fokus pada tugas yang sedang dikerjakan.
Fitur layar terpisah ini sangat berguna dalam berbagai situasi, seperti membandingkan data antara dua aplikasi, menonton video sambil membuat catatan, memantau media sosial, atau mengelola kalender sambil membalas pesan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun
-
Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo
-
Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo
-
Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare
-
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya
-
Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam
-
Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi
-
Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949