Suara.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid meminta masyarakat untuk beralih ke embedded SIM (eSIM) dari kartu SIM fisik biasa. Bahkan dia segera menerbitkan aturan baru lewat Peraturan Menteri Komdigi soal adopsi e-SIM.
Ia menilai kalau teknologi eSIM menjadi kunci dalam melawan kebocoran data dan penyalahgunaan identitas yang kian mengancam. Lebih lagi eSIM juga bagian tak terhindarkan dari revolusi digital global yang menuntut keamanan dan efisiensi lebih tinggi.
“e-SIM adalah solusi masa depan. Dengan integrasi sistem digital dan pendaftaran biometrik, teknologi ini memberikan perlindungan ganda terhadap penyalahgunaan data serta kejahatan digital yang marak seperti spam, phishing, dan judi online,” katanya, dikutip dari siaran pers Komdigi, Senin (14/4/2025).
Meutya menjelaskan kalau e-SIM yang tertanam langsung dalam perangkat lebih dari sekadar pengganti kartu SIM fisik karena menghadirkan efisiensi bagi pengguna dan operator. Selain meningkatkan keamanan data pribadi, teknologi ini juga memperkuat ekosistem Internet of Things (IoT) serta mendukung efisiensi operasional industri telekomunikasi.
Apa itu eSIM?
Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya menjelaskan, eSIM adalah SIM dalam bentuk elektronik yang tidak membutuhkan kartu fisik dan sangat memudahkan pengguna layanan seluler untuk menggunakan layanan seluler.
Sebab pengguna eSIM tidak harus menggunakan kartu SIM fisik. Proses pendaftaran SIM pun dapat dengan mudah dilakukan secara daring atau online.
Menurutnya, perkembangan teknologi yang pesat akan mendorong penerapan eSIM. Ia memperkirakan dalam beberapa tahun mendatang, SIM fisik akan punah dan digantikan dengan SIM elektronik.
"Usaha Komdigi untuk membersihkan ruang digital Indonesia melalui percepatan migrasi eSIM patut diapresiasi karena kejahatan digital memanfaatkan layanan seluler seperti penipuan digital, judi online, investasi bodong dan aktivitas jahat lainnya sangat marak dan sudah pada taraf yang sangat mengkhawatirkan," papar Alfons dalam keterangannya, Senin (14/4/2025).
Baca Juga: Menkomdigi Minta Masyarakat Beralih ke eSIM, Diklaim Lebih Aman dari Kartu SIM Fisik
Keunggulan eSIM
eSIM atau Embedded Subscriber Identity Module adalah system kartu SIM yang memungkinkan pengguna layanan seluler mendaftarkan ponsel menggunakan layanan seluler tanpa harus menggunakan kartu SIM fisik.
Alfons melanjutkan, secara teknis kartu SIM tersebut sudah ditanamkan terlebih dahulu dalam bentuk chip ke ponsel yang bisa menerima eSIM. Sehingga perangkat justru tak membutuhkan kartu SIM fisik lagi.
Bahkan perkembangan terkini, eSIM sudah ada dalam prosesor sehingga eSIM tidak membutuhkan chip SIM lagi.
Menurut Alfons, eSIM sangat bermanfaat khususnya bagi mereka yang bepergian keluar negeri karena tidak perlu repot membongkar ponsel untuk memasang kartu SIM baru.
Jika ingin menggunakan layanan seluler yang berbeda, mereka cukup melakukan pindai (scan) QR Code.
Berita Terkait
-
Menkomdigi Minta Masyarakat Beralih ke eSIM, Diklaim Lebih Aman dari Kartu SIM Fisik
-
Bye Sim Card! Ini Cara Buat eSIM Telkomsel, XL, Tri, dan IM3 Beserta Biayanya
-
Marak Penipuan Pakai AI, Komdigi Minta Publik Waspada: Editan Nyaris Sempurna, Banyak yang Terkecoh!
-
Masuk Aturan Baru Komdigi, Apa Itu eSIM?
-
XL Axiata Manfaatkan Teknologi Biometrik Dukung Pemutakhiran Data Pelanggan, Demi Keamanan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan
-
RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!
-
Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!
-
Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara
-
AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026