Menurutnya, sejauh ini produksi AC dalam negeri juga melakukan ekspor ke beberapa negara, sebut saja, Fiji, Papua Nugini, Timur Tengah, dan beberapa negara ASEAN.
Dia mengingatkan bahwa pemerintah ingin jika ekspor AC itu dapat ditingkatkan hingga 10 juta unit setiap tahunnya.
"Kebutuhan AC dunia mencapai dua miliar unit, jika ekspor 10 juta unit jatohnya itu bukan apa-apa, dibandingkan kebutuhan AC seluruh dunia," jelas Fairol Rizal.
Seperti diketahui, pabrik AC LG Electronics Indonesia terbaru ini berdiri di atas lahan seluas 32.000 meter persegi.
Rencananya, pabrik AC ini akan memproduksi 1,8 juta unit di tahun pertamanya.
Ditahap berikutnya, produksinya ditargetkan naik hingga dua kali lipat atau sekitar 3,6 juta unit setahun.
Pabrik ini masih dalam tahap pembangunan yang diprediksi akan mulai beroperasi di akhir 2025.
Pabrik AC ini menelan investasi lebih dari 22 juta Dolar AS atau senilai Rp 374 miliar.
Tidak hanya menggenjot produksi, kehadiran pabrik AC LG ini juga mampu menyerap tenaga kerja local.
Baca Juga: LG Electronics Genjot Produksi Bangun Pabrik AC Senilai Rp 374 Miliar, Akhir 2025 Siap Beroperasi
Tahap pertama rencananya akan menyerap sedikitnya 150 orang dan jumlah itu akan bertambah, seiring meningkatnya jumlag produksi AC nantinya.
”Kami tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menstimulasi pertumbuhan ekonomi, dan berkontribusi pada pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Presiden Direcor LG Electronics Indonesia, Ha Sang-chul.
Sementara itu, Product Director ES (Eco Solution) of LG Electronics Indonesia, Mike Kim, menjabarkan bahwa pembangunan pabrik AC di Cibitung merupakan upaya menjawab kebutuhan konsumen.
"Setiap unit, akan diproduksi mengikuti standar kualitas seperti di Korea Selatan," ucapnya.
Bahkan, dia menambahkan, setiap tahap produksi pun akan diperiksa sesuai performanya.
Berita Terkait
-
Masjid Ramai di Bulan Ramadan, Waktunya LG PuriCare Dehumidifier Beri Kenyamanan
-
Cara Unik LG Perluas Kesadaran Fabric Waste
-
LG Tingkatkan Performa TV Melalui Teknologi AI Terbaru dan AI Magic Remote
-
TV Raksasa 98 Inci! LG 98QNED89 Resmi Dirilis, Bonus StandbyME
-
6 Produk LG 2024 Koleksi CES dan Kategori Baru, Siap Gebrak Tanah Air
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik