Suara.com - Huawei FreeArc resmi dikenalkan ke Indonesia. Ini adalah true-wireless stereo open-ear dengan desain unik karena hanya cukup dicantol di telinga.
Product Specialist Huawei Device Indonesia, Ananda Shinta Sirait menjelaskan kalau TWS FreeArc ini menghadirkan desain earhook C-bridge yang fleksibel untuk berbagai bentuk telinga.
"Ini bisa disesuaikan ke beragam ukuran, tidak akan mudah jatuh juga ketika dipakai olahraga," ungkap Shinta dalam acara media roundtable Huawei FreeArc yang digelar di The Neighbourhood Jakarta, Selasa (22/4/2025).
Fleksibilitas ini terjadi karena Huawei FreeArc mengusung 140 derajat optical triangle yang membuatnya tetap menempel saat olahraga intens, misalnya lari.
Menurutnya, perangkat ini dirancang khusus untuk penggemar olahraga dan pemilik gaya hidup aktif. Keuntungan TWS Open Ear juga memungkinkan pengguna menikmati musik tanpa kehilangan fokus pada lingkungan sekitar.
HUAWEI FreeArc sendiri dirancang dengan kenyamanan maksimal seperti udara berkat riset mendalam terhadap lebih dari 10.000 bentuk daun telinga.
Perangkat ini menggabungkan tiga elemen desain utama yakni Comfort Droplet, Acoustic Bean, dan C-bridge, yang membuat earbuds secara alami mengikuti lekuk telinga pengguna.
Tak hanya itu, struktur C-bridge yang fleksibel terbuat dari paduan material nickel-titanium shape memory alloy setipis 0.7 mm, serta dilapisi silikon cair ultra-lembut di 81,5 persen permukaannya.
"Desain ini memastikan earbuds nyaman dipakai berjam-jam tanpa menyebabkan tekanan berlebih pada telinga," imbuhnya.
Baca Juga: Penuh Nostalgia, TWS Ungkap Gejolak Hati Umur 20-an di Lagu 'Countdown'
Berkat sertifikasi IP57, HUAWEI FreeArc tahan terhadap cipratan air dan debu. Jadi TWS ini masih aman ketika dipakai di aktivitas luar ruangan meski dalam keadaan hujan.
HUAWEI FreeArc dilengkapi driver 17 x 12 mm bersensitivitas tinggi, struktur akustik simetris, dan Dynamic Bass Algorithm. Ini membuat perangkat bisa menghadirkan bass kuat dengan detail kaya.
Teknologi Adaptive Equal-Loudness Algorithm memastikan kualitas suara tetap optimal di berbagai volume dan situasi. Selain itu, sistem Reverse Sound Waves menjaga privasi dan kejernihan audio, bahkan di area terbuka.
Teknologi dual-mic dan Triple Noise Cancellation pada HUAWEI FreeArc memastikan suara tetap jernih tanpa gangguan kebisingan.
Dengan jangkauan koneksi hingga 400 meter, pengguna bebas bergerak tanpa khawatir koneksi terputus, baik saat berolahraga maupun bekerja di luar ruangan.
Soal ketahanan, HUAWEI FreeArc menawarkan daya tahan baterai impresif hingga tujuh jam pemakaian nonstop dan total hingga 28 jam dengan bantuan charging case.
Berita Terkait
-
Penuh Nostalgia, TWS Ungkap Gejolak Hati Umur 20-an di Lagu 'Countdown'
-
Ceria dan Berjiwa Muda, Intip Highlight Medley Album Baru TWS 'Try With Us'
-
Huawei Mate XT, HP Lipat Tiga Pertama di Dunia Dipastikan Masuk Indonesia
-
Shokz OpenFit 2 Tersedia, Latihan Makin Nyaman, Dijual Seharga Rp 2 Jutaan
-
Diam-diam, Redmi Buds 7S Diluncurkan, Daya Tahan Baterai 32 jam
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis