Suara.com - NEC Indonesia berkolaborasi dengan mitra strategisnya, Amazon Web Services (AWS), dan Juniper Networks, untuk memperkenalkan berbagai solusi inovatif yang bertujuan mendukung pemerintah kota dalam mengembangkan dan mewujudkan konsep smart city atau kota cerdas.
Melalui partisipasinya di ajang Indonesia City Expo (ICE) ke-21, yang diselenggarakan pada 7 hingga 10 Mei 2025 di Exhibition Hall Grand City Convex, Surabaya, NEC Indonesia menunjukkan berbagai solusi terkini yang dapat membantu realisasi konsep smart city di Indonesia.
Indonesia City Expo (ICE) merupakan acara tahunan yang menampilkan berbagai inovasi teknologi yang berfokus pada pengembangan kota cerdas.
Pada acara kali ini, salah satu solusi utama yang diperkenalkan adalah Pusat Komando dan Kendali Terintegrasi, atau Integrated Command and Control Center (ICCC).
Solusi ini dirancang untuk mendukung pengelolaan kota secara lebih efisien, dengan fokus pada penanganan situasi darurat dan bencana, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menurut Presiden Direktur NEC Indonesia, Joji Yamamoto, sebagai pemimpin dalam sektor teknologi, NEC Indonesia berkomitmen untuk mendukung pengembangan dan penerapan konsep smart city di Indonesia.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Jumat (9/5/2025), Joji mengungkapkan bahwa melalui solusi-solusi canggih yang ditawarkan, seperti ICCC, perusahaan berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan kota-kota yang lebih aman, nyaman, dan terkelola dengan baik.
"Kami ingin berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan cara menciptakan kota-kota yang lebih teratur dan efisien," ujarnya.
Integrated Command and Control Center (ICCC) adalah sebuah pusat komando yang mengintegrasikan berbagai teknologi seperti Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) untuk membantu pengelolaan keamanan dan infrastruktur kota.
Baca Juga: Synology Resmi Luncurkan DiskStation DS925+ dan Unit Ekspansi DX525, Solusi Storage Kelas Bisnis
Solusi ini memiliki peran penting dalam situasi darurat, di mana ICCC berfungsi sebagai pusat koordinasi yang memungkinkan respons cepat terhadap peristiwa kritis, seperti bencana alam dan kecelakaan.
Dengan kemampuan untuk mengolah dan memvisualisasikan data, ICCC memberikan informasi yang akurat kepada pengambil keputusan untuk menangani berbagai masalah kota, mulai dari pengaturan lalu lintas, pemantauan kualitas udara, deteksi potensi banjir, hingga masalah lingkungan lainnya.
Marko Kanadi, Head of Business Incubation NEC Indonesia, menambahkan bahwa solusi ICCC yang ditampilkan di ICE ke-21 adalah jawaban nyata atas tantangan kompleks yang dihadapi dalam pengelolaan kota.
Dengan teknologi mutakhir yang diterapkan, ICCC tidak hanya mempercepat respons terhadap situasi darurat, tetapi juga membantu pemerintah kota dalam menyusun kebijakan berbasis data untuk menciptakan ekosistem perkotaan yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
“Melalui solusi teknologi ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan kota yang lebih baik di masa depan,” tambahnya.
Selain itu, NEC Indonesia juga akan berpartisipasi dalam National ICT Workshop pada 7 Mei 2025 dan menyelenggarakan booth interaktif pada 8 hingga 10 Mei 2025 untuk menampilkan lebih banyak inovasi terkait smart city.
Berita Terkait
-
Kolaborasi AWS - Komdigi Beri Pelatihan AI dan ML, Perkuat Literasi Digital
-
Kolaborasi SAP - Databricks Tingkatkan Kinerja AI
-
Inovasi Baru Ini Bisa Akses Penuh Keyboard Lebih Mudah
-
Pakar Minta Masyarakat Waspada karena Banyak Potensi Terkena Serangan Baru, Dampak Ransomware di AWS
-
Peluang Bisnis Baru Indonesia di GBA, Bahas Smart City, Green Technology dan Inovasi Terbaru
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Debut Mei, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Layar 185 Hz
-
Redmi Headphones Neo Muncul di Toko Online: Harga Kompetitif, Baterai Tahan 72 Jam
-
4 Tablet Terbaru Pesaing iPad Mini April 2026: Performa Kencang, AnTuTu Tembus 4 Juta
-
Harga Terjun Bebas! Ini 7 HP Flagship yang Turun Harga Drastis di April 2026
-
76 Kode Redeem FF Max Terbaru 26 April 2026: Klaim Bundel Gintoki dan VSK94 Undersea
-
iPhone 15 Bisa Dipakai sampai Tahun Berapa? Intip Harga Terbaru April 2026
-
Rincian Update Crimson Desert: Ada 3 Mode Baru dan Peningkatan Gameplay
-
HP Murah Realme C100 Series Bersiap ke Indonesia, Baterai Jumbo 7.000-8.000 mAh
-
Game Ragnarok Origin Classic Umumkan Update Sakura Vows, Ini Fitur Barunya
-
Assassins Creed Black Flag Resynced Rilis Juli 2026, Hadirkan Mekanisme Anyar