Suara.com - Perusahaan HP asal Inggris, Nothing, kemungkinan bakal segera hadir ke Indonesia. Pasalnya mereka baru saja mengunggah lowongan kerja baru untuk pasar Indonesia.
Lowongan Nothing ini diunggah ke media sosial sekaligus platform pencari kerja LinkedIn. Pengumuman ini diunggah langsung oleh Abel Jin selaku Talent Acquisition Manager di Nothing.
Berdasarkan pantauan Suara.com di situs LinkedIn pada Kamis (22/5/2025), setidaknya ada dua lowongan kerja baru yang diunggah di platform tersebut. Lowongan kerja ini mencakup PR & Influencer Manager Nothing Indonesia serta Marketing Lead Nothing Indonesia.
Lowongan kerja Nothing Indonesia
Dalam deskripsi pekerjaan, PR & Influencer Manager Nothing Indonesia akan berkantor di Jakarta. Dia bertugas untuk melaporkan kepada Marketing Lead SEA soal kondisi pasar Nothing di Tanah Air.
"Anda akan memimpin pengembangan dan penerapan strategi pemasaran serta membangun dan memelihara hubungan yang berharga dengan kolaborator eksternal utama. Jabatan ini akan selalu berubah dan akan mengharuskan kandidat untuk bersikap fleksibel, berpikiran terbuka, dan berorientasi pada hasil dengan rasa kepemilikan yang kuat," tulis deskripsi pekerjaan tersebut.
Sedangkan untuk Marketing Lead Nothing Indonesia, dirinya bertugas untuk menentukan bagaimana perusahaan terhubung dengan calon pengguna baru.
"Anda akan menjadi yang terdepan dalam membangun kehadiran kami di Indonesia, memimpin tim lokal yang sedang berkembang, dan mewujudkan visi berani kami," tulis deskripsi pekerjaan tersebut.
Produk Nothing di Indonesia
Baca Juga: Lowongan Kerja Tanpa Ijazah Gaji Besar, Kejar Peluang Karier Meski Tanpa Gelar
Sebenarnya Nothing sudah menjual beberapa produknya ke Indonesia. Perangkat mereka sudah bisa didapatkan di distributor seperti Erajaya.
Namun beberapa produk Nothing yang dijual di Indonesia bukanlah smartphone, melainkan True Wireless Stereo (TWS), smartwatch atau jam tangan pintar, hingga aksesori seperti kabel USB-C to USB-C.
Berdasarkan pantauan Suara.com di situs Erafone milik Erajaya, produk yang dipasarkan antara lain Nothing Ear TWS, Nothing CMF Watch Pro, Nothing Ear Open TWS, Nothing CMF Watch Pro 2, hingga Nothing Cable C to C 180 cm.
Sejarah Nothing yang didirikan pendiri OnePlus
Sekadar informasi, Nothing adalah perusahaan teknologi asal Inggris yang didirikan pada 29 Oktober 2020 oleh Carl Pei, salah satu pendiri OnePlus.
Perusahaan ini didirikan dengan tujuan untuk menghilangkan batas antara manusia dan teknologi. Nothing berfokus pada desain inovatif dan pengalaman pengguna yang mulus.
Berita Terkait
-
Lowongan Kerja Tanpa Ijazah Gaji Besar, Kejar Peluang Karier Meski Tanpa Gelar
-
Rincian Gaji PKWT Pegawai Bank Indonesia
-
7 Lowongan Kerja Tanpa Tahan Ijazah Gaji Besar: Ini Rekomendasinya!
-
Menulis Tak Dibayar: Lowongan Kerja Jadi Ajang Eksploitasi Portofolio
-
Panduan Lengkap Kerja di Singapura untuk Lulusan SMK: Syarat, Visa, dan Lowongan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak