Suara.com - iQOO Z10 dipastikan bakal meluncur ke Indonesia pada 4 Juni 2025 mendatang. Ini adalah ponsel kelas menengah (mid-range) sekaligus penerus dari iQOO Z9 sebelumnya.
Product Manager iQOO Indonesia, Praditya Putra menyatakan kalau keunggulan iQOO Z10 ini ada di baterai besarnya. Sebab iQOO Z10 ini jadi HP pertama di Indonesia yang mengusung baterai 7.300 mAh.
"iQOO Z10 itu jadi HP pertama di Indonesia dengan baterai 7.300 mAh," kata Praditya dalam acara Media Hands On iQOO Z10 yang digelar di Gamers Paradise, Jakarta, Jumat (30/5/2025).
Meski memiliki baterai besar, Praditya mengatakan kalau iQOO Z10 tetap membawa desain tipis. Ketebalan ponsel itu hanya sebesar 7,89 mm.
Ia menjelaskan kalau ponsel tipis dengan baterai besar bisa terjadi karena mereka menggunakan teknologi BlueVolt yang dibuat oleh Vivo.
Jadi benar-benar tipis karena kami memakai teknologi dari Vivo namanya BlueVolt Technology, karena iQOO adalah sub brand dari Vivo," imbuhnya.
Selain kapasitas baterai, iQOO Z10 juga disokong charger berkecepatan 90W. Praditya mengklaim kalau durasi 30 menit bisa mengisi daya baterai dari 0 ke 51 persen.
"Jadi enggak ada tuh bawa-bawa powerbank," beber dia.
Sayang Praditya enggan mengatakan lebih lanjut soal spesifikasi iQOO Z10 di Indonesia. Dia menyebut bakal mengumumkannya di acara peluncuran 4 Juni 2025 mendatang.
Baca Juga: Intip Spesifikasi dan Harga HP iQOO 13, Performa Gahar dengan Kamera Berkelas!
Kendati begitu iQOO Z10 sudah dikenalkan lebih dulu ke pasar India. Berikut spesifikasi dan harga iQOO Z10 yang meluncur di global.
Spesifikasi IQOO Z10
iQOO Z10 tampil dengan modul kamera belakang bentuk lingkaran berisi empat bundaran. Ukuran dimensinya sendiri adalah 163.4 mm x 76.4 mm x 7.9 mm dengan bobot 199 gram.
Layar iQOO Z10 berjenis AMOLED seluas 6.77 inci, resolusi FHD+ 1080 x 2392 piksel, refresh rate 120Hz, kecerahan maksimum 5.000 nits, dan kerapatan piksel 388 ppi.
Sisi belakang ada kamera utama 50MP yang dipasangkan dengan depth 2MP. Sementara kamera depannya beresolusi 8MP.
Prosesor iQOO Z10 adalah Snapdragon 7s Gen 3 dengan kapasitas RAM 8GB atau 12GB dan ROM 128GB atau 256GB.
Tag
Berita Terkait
-
Intip Spesifikasi dan Harga HP iQOO 13, Performa Gahar dengan Kamera Berkelas!
-
iQOO Z10 Segera Rilis di Indonesia, Dibekali Baterai Besar 7300 mAh dan Pengisian Cepat 90 Watt
-
iQOO Z10 Masuk Indonesia 4 Juni, HP Pertama dengan Baterai 7.300 mAh
-
5 HP Vivo Murah Rp1-2 Jutaan: RAM Besar, Kamera 50 MP Berlayar Lebar
-
Spesifikasi Vivo V50, Didukung Snapdragon 7 Gen 3 dan ULVC Smart Cooling
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Persita Tangerang Rekrut Luquinhas, Eks Amazonas dengan Pengalaman Eropa
-
Siap-siap Panen Cuan! Dividen BBRI Diproyeksi Tembus 13 Persen, Minat Borong?
-
Sifat dan Karakter Shio Kambing dari Positif hingga Negatif
-
Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400
-
Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!
-
Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat
-
Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"
-
Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
-
Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian
-
Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan