Suara.com - NetEase baru saja memperkenalkan game Sword of Justice ke pasar global. Ini adalah game genre Massively Multiplayer Online Role-Playing Games (MMORPG) dengan nuansa ala sejarah China.
Mirip seperti game MMORPG lainnya, pemain bisa mengeksplorasi berbagai dunia dalam permainan yang disajikan. Sword of Justice pun menyediakan banyak misi yang bisa diselesaikan pemain untuk menambah kemampuan karakter mereka.
NetEase selaku perusahaan pengembang game Sword of Justice sebenarnya sudah meluncurkan judul tersebut ke pasar China. Kini mereka sudah membuka pra registrasi yang dimulai pada 29 Mei 2025.
Suara.com diberikan kesempatan untuk mencoba review singkat dari game Sword of Justice buatan NetEase, perusahaan game asal China. Berikut ulasannya.
Impresi awal
Sebagaimana game MMORPG pada umumnya, Sword of Justice juga memiliki ukuran file yang cukup besar. Perlu sekitar satu jam untuk mengunduh keseluruhan total isi game ini.
Saat pertama kali mencoba permainan ini, nuansa kerajaan China cukup kental di Sword of Justice. Kehidupan tradisional, lengkap dengan sound effect ala film-film jadul China, memperkuat ciri khas ala dinasti Tiongkok.
Di awal permainan, saya diarahkan untuk memilih tipe karakter apa yang mau dipakai. Ada opsi karakter petarung jarak dekat, jarak jauh, tipe tank yang memiliki ketahanan kuat, tipe karakter dengan penyerang lincah, support, crowd control, hingga tokoh ala penyihir dengan berbagai skill elemental.
Saya sendiri memilih Bloodstorm perempuan. Hal menarik selanjutnya yang saya temukan, Sword of Justice turut menyediakan beragam opsi mulai dari wajah hingga tubuh, yang tentu bisa kalian pilih sendiri mau seperti apa tampang karakternya.
Gameplay
Gameplay pun cukup sederhana. Kami hanya tinggal menjalankan beberapa misi untuk mengembangkan (upgrade) karakter agar lebih kuat. Untuk level awal pun masih mudah, cukup ketuk misi yang mau dijalankan dan karakter bakal dengan sigap mengikuti arahan.
Baca Juga: 45 Kode Redeem FF Terbaru 4 Juni: Dapatkan 1.000 Diamond, Skin, dan Hadiah Prime
Kebetulan class yang kami pilih adalah Bloodstorm, yang mana karakter ini memiliki mobilitas tinggi dengan menunggangi kuda. Misi bisa diselesaikan dengan cepat, hanya dalam waktu dua hari mencoba saya sudah naik ke level 40-an.
Satu hal yang saya suka dari game ini adalah banyaknya skill yang bisa dimainkan. Tak perlu memainkan game dengan waktu lama untuk membuka skill baru, cukup ketuk-ketuk saja dan lawan bisa dikalahkan.
Skill elemental ini pun juga menciptakan bisa kombo. Misalnya, saya pakai skill api, lalu lanjut ke elemental es, dan beralih lagi ke listrik. Musuh dengan cepat langsung tumbang.
Secara grafis pun masih memanjakan mata. Selama review game Sword of Justice, perangkat saya adalah HP gaming kelas mid-range. Meski belum mencapai opsi 'rata kanan', tampilan visualnya sudah amat mulus ketika dijalankan.
Selama bermain, saya jarang sekali mendapatkan lag, freeze, atau patah-patah. Untuk versi early access, game ini bisa memberikan kesan awal yang sangat baik.
Selain pertarungan, upgrade karakter juga bisa dengan menyelesaikan beberapa misi sosial saja. Misalnya, karakter utama bisa menyelesaikan misi cukup hanya berdialog dengan Non-Player Character. Singkatnya, kalian tinggal ketuk 'skip' dan karakter bisa memperoleh hadiah misi.
Berita Terkait
-
45 Kode Redeem FF Terbaru 4 Juni: Dapatkan 1.000 Diamond, Skin, dan Hadiah Prime
-
Review Series Beauty Newby, Adaptasi Minimalis tentang Penerimaan Jati Diri
-
Trailer Resmi Rilis, Squid Game 3 Tampilkan Lee Jung-jae Hadapi Front Man
-
A Widow's Game, Film Kriminal Netflix yang Bikin Kita Greget Sama si Pelaku
-
14 Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 4 Juni 2025, Klaim Hadiah Pemain OVR Tinggi dan Standar Pack
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter