Suara.com - Setelah melalui masa penantian yang cukup panjang, Xiaomi akhirnya secara resmi memulai distribusi global sistem operasi terbarunya, HyperOS 2.2, ke berbagai wilayah di luar China.
Peluncuran ini merupakan langkah besar perusahaan untuk memperluas jangkauan sistem operasinya ke pasar internasional, khususnya Eropa.
Sebelumnya, HyperOS 2.2 hanya tersedia secara terbatas di China selama dua bulan terakhir. Kini, versi terbaru ini telah mulai diterima oleh sejumlah HP Xiaomi populer di wilayah Eropa.
HyperOS 2.2 hadir dengan peningkatan signifikan berbasis Android 15. Salah satu daya tarik utama dari pembaruan ini adalah antarmuka pengguna yang disempurnakan, dengan transisi dan animasi yang lebih halus serta responsif.
Xiaomi menargetkan pengalaman pengguna yang lebih menyenangkan dan modern melalui berbagai peningkatan visual dan sistem.
Dalam peluncuran perdananya ke pasar global, ada delapan perangkat utama yang langsung mendapatkan pembaruan HyperOS 2.2.
Dilansir dari Xiaomi Time pada Senin (23/6/2025), daftar perangkat yang telah menerima pembaruan tersebut mencakup berbagai model dari lini Xiaomi, Redmi, hingga POCO, antara lain sebagai berikut:
- Redmi Note 13 Pro Plus 5G, dengan kode pembaruan 2.0.201.0.VNOEUXM.
- Redmi Note 14 Pro 5G, mendapatkan versi 2.0.202.0.VOOEUXM khusus untuk pengguna Mi Pilot.
- POCO X7 Pro, menerima versi 2.0.201.0.VOJEUXM yang juga tersedia untuk para penguji POCO Tester.
- Xiaomi 14T Pro, dengan pembaruan 2.0.203.0.VNNEUXM untuk Mi Pilot.
- Xiaomi 15, memperoleh pembaruan 2.0.201.0.VOCEUXM dalam gelombang Mi Pilot.
- Xiaomi 15 Ultra, yang menerima versi 2.0.202.0.VOAEUXM.
- Redmi Note 13, dengan pembaruan 2.0.201.0.VNHEUXM.
- Redmi 13 dan POCO M6, keduanya mendapatkan versi 2.0.201.0.VNTEUXM untuk Mi Pilot dan POCO Tester.
- Redmi Pad Pro 5G, juga sudah menerima versi 2.0.201.0.VFSEUXM.
Seiring berjalannya waktu, Xiaomi berencana untuk memperluas peluncuran ini ke lebih banyak wilayah dan perangkat.
Pengguna yang ingin menjadi bagian dari program pengujian HyperOS juga dapat mendaftar sebagai penguji beta melalui aplikasi Mi Community.
Baca Juga: 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Dilengkapi dengan Fitur Unggulan
Namun, untuk dapat mendaftar, perangkat yang digunakan harus masih didukung secara resmi, sehingga perangkat yang sudah mencapai status “End of Life” atau perangkat mati tidak dapat mengikuti program ini.
Adapun fitur-fitur utama yang hadir dalam HyperOS 2.2 cukup beragam. Di antaranya adalah:
- Peningkatan animasi sistem: Xiaomi telah mengoptimalkan berbagai aspek visual, seperti transisi antar aplikasi dan elemen UI, sehingga tampak lebih halus dan konsisten. Masalah umum seperti kedipan layar kini telah diatasi.
- Visual yang diperbarui: Sistem operasi ini menghadirkan efek blur baru pada wallpaper serta bayangan teks ikon yang lebih baik, memberikan tampilan yang lebih modern dan rapi.
- HyperConnect: Salah satu fitur unggulan dari HyperOS 2.2 adalah kemampuan komunikasi suara tanpa memerlukan koneksi internet. Fitur ini dirancang untuk situasi ketika jaringan terbatas atau tidak tersedia, memastikan pengguna tetap bisa berkomunikasi.
- Peningkatan kamera: Aplikasi kamera mendapatkan desain ulang besar-besaran, dengan tata letak profesional dan menu yang lebih intuitif. Mode Pro kini menawarkan pengaturan yang lebih tertata serta dukungan gaya tanda air yang bisa disesuaikan.
- Kustomisasi layar kunci dan bilah status: Xiaomi menambahkan lebih banyak opsi penyesuaian untuk layar kunci, seperti efek lensa baru dan animasi pemindai sidik jari. Bilah status juga ditingkatkan untuk mendukung lebih banyak ikon serta pengelolaan notifikasi yang lebih baik.
Untuk saat ini, ketersediaan HyperOS 2.2 terbatas bagi penguji Mi Pilot di wilayah European Economic Area (EEA).
Namun, Xiaomi telah mengonfirmasi rencananya untuk memperluas distribusi ke hampir 100 perangkat yang sebelumnya telah mendapatkan HyperOS 2 berbasis Android 15.
Dalam waktu dekat, lebih banyak pengguna global akan dapat menikmati sistem operasi terbaru ini.
Dengan langkah besar ini, Xiaomi menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan pengalaman perangkat lunak secara menyeluruh, mulai dari tampilan, performa, hingga konektivitas.
HyperOS 2.2 bukan hanya sekadar pembaruan teknis, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk menyatukan seluruh ekosistem perangkat dalam satu platform yang kuat, efisien, dan modern.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG: Makanan Tak Terpantau Bisa Berujung Keracunan
-
Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,71 Juta/Gram Hari Ini
-
Ambisi Lampung Menjadi Raja Gula: 13 Ribu Hektare Lahan Tebu Baru Disiapkan
-
Ini Penulisan Ucapan Dirgahayu dan HUT Ke-81 RI yang Benar, Jangan Sampai Keliru!
-
Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya
-
Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan
-
Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga
-
Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu
-
Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan
-
Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801