Beberapa ponsel dari lini Poco yang cukup laris juga tidak termasuk dalam daftar pembaruan. Misalnya, seri Poco M5 secara keseluruhan tidak akan didukung. Begitu juga dengan seri Poco X5, serta Poco F4, yang pembaruannya resmi dihentikan oleh Xiaomi.
Tak hanya ponsel, tablet buatan Xiaomi juga terdampak. Salah satu produk terpopuler, Xiaomi Pad 6, disebut tidak akan menerima HyperOS 3.
Hal ini dikaitkan dengan meningkatnya tuntutan dari sisi performa dan kompatibilitas visual yang dibawa oleh antarmuka baru dalam pembaruan tersebut.
HyperOS 3 membawa desain antarmuka yang lebih halus dan modern, mirip dengan sistem operasi flagship dari berbagai produsen besar.
Selain tampilan visual yang lebih menyegarkan, sistem ini juga mengintegrasikan kecerdasan buatan untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih pintar dan efisien.
Namun, peningkatan signifikan ini menuntut kemampuan perangkat keras yang lebih tinggi dibandingkan versi sebelumnya.
Untuk alasan tersebut, Xiaomi memilih untuk membatasi kompatibilitas HyperOS 3 hanya pada perangkat yang memiliki performa cukup tinggi agar pengguna dapat merasakan manfaat dari sistem baru secara optimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan