Suara.com - Motorola terhitung sukses saat comeback ke Indonesia dengan membawa HP murah Moto G45. Sebanyak 3 produk anyar Motorola kini lolos sertifikasi TKDN dan SDPPI.
Ini artinya perangkat tersebut bakal masuk ke Indonesia dalam waktu dekat. Sebagai pengingat, Motorola 'comeback' usai vakum selama beberapa tahun di Tanah Air.
Mereka kembali meramaikan pasar Indonesia dengan memboyong Moto G45. HP 5G murah dengan chipset Snapdragon 6s Gen 3 tersebut hanya dibanderol Rp 2 jutaan.
Tak berselang lama, perusahaan juga merilis HP midrange Motorola Edge 60 Fusion dan Edge 60 Pro.
Tidak berhenti di situ, PT Motorola Mobility Indonesia resmi mendaftarkan tiga nomor model yaitu XT2571-1, XT2573-1, dan XT2527-8.
Dua nomor model pertama dikonfirmasi merupakan tablet murah Moto Pad 60 Lite dan tablet midrange Moto Pad 60 Pro.
Nomor model XT2527-8 diyakini kuat sebagai HP midrange murah Moto G86. Model G86 menyasar satu kelas di atas Moto G45. Berikut ringkasan 3 produk Motorola yang lolos sertifikasi di Indonesia:
1. Moto G86
Di Indonesia, PT Motorola Mobility Indonesia telah mendaftarkan sebuah HP baru dengan nomor model 'XT2527-8' ke Komdigi.
Baca Juga: Tablet Samsung Juli 2025: Mulai 2 Jutaan, Pilihan Sakti Buat Semua Kalangan
Berdasarkan sertifikasi yang terbit pada 20 Juni 2025, perangkat ini diberi nama pemasaran 'Nice25'.
Meski begitu, nomor model 'XT2527' yang sama juga telah muncul di database FCC di Amerika Serikat dan BIS di India, di mana perangkat tersebut dikonfirmasi sebagai Moto G86 5G.
Sebagai gambaran, model Moto G86 Power yang diluncurkan di India dijual dengan harga sekitar Rp 3,4 juta.
Untuk spesifikasinya, HP ini ditenagai oleh dua pilihan chipset, yaitu Dimensity 7300 atau Dimensity 7400.
SoC ini dipasangkan bersama RAM 8 GB dan penyimpanan internal 128 GB yang dapat diperluas hingga 1 TB dengan kartu microSD.
Di sektor kamera, perangkat memiliki dua kamera belakang, yang terdiri dari kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYT-600 dan OIS, serta kamera ultra-wide 8 MP. Sementara itu, kamera depannya memiliki resolusi 32 MP dengan teknologi Quad Pixel.
Berita Terkait
-
Spesifikasi Realme Note 70T: Lolos Sertifikasi di Indonesia, HP Murah Baterai Jumbo
-
9 Rekomendasi HP Murah Xiaomi Spek Dewa Mulai Rp1 Jutaan, Pilihan Terbaik Awal Agustus
-
Spek Gahar Tak Harus Mahal, Ini 5 Pilihan Tablet Samsung Terbaik untuk Semua Budget
-
Realme Narzo Bakal Dimatikan, Ini Calon HP Murah Penggantinya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan