Suara.com - WhatsApp telah menjadi platform komunikasi utama bagi jutaan orang di Indonesia. Namun, ada kalanya interaksi tidak berjalan mulus, karena Anda telah diblokir di WhatsApp oleh seseorang.
Pernahkah Anda mengirim pesan penting yang hanya centang satu berhari-hari, membuat Anda bertanya-tanya, "Apakah pesanku tidak sampai, atau aku sudah diblokir?"
Rasa cemas dan bingung saat merasa diabaikan adalah hal yang wajar. Pesan yang dikirimkan sampai dengan baik atau tidak.
Meskipun WhatsApp secara sengaja membuat status pemblokiran ini ambigu untuk melindungi privasi pengguna, ada beberapa petunjuk kuat yang bisa menjadi sinyal bahwa Anda memang telah diblokir.
5 Tanda Anda Diblokir di WhatsApp
Jika Anda mencurigai seseorang telah membatasi akses komunikasi Anda, perhatikan lima tanda berikut secara bersamaan.
1. Foto Profil Lenyap dan Status Terakhir Dilihat (Last Seen) Kosong
Tanda pertama yang paling mudah dikenali adalah hilangnya foto profil kontak tersebut.
Jika sebelumnya Anda bisa melihat foto profilnya dan sekarang yang muncul hanyalah ikon avatar abu-abu standar, ini bisa menjadi indikasi awal.
Tanda ini semakin kuat jika Anda juga tidak bisa lagi melihat informasi last seen atau status "online" di bawah nama mereka.
Baca Juga: WhatsApp Rilis Fitur Keamanan Terbaru, Jutaan Akun Penipu Diblokir!
Meski begitu, perlu diingat bahwa fitur ini bisa saja disembunyikan melalui pengaturan privasi, jadi ini belum menjadi bukti mutlak.
2. Pesan yang Terkirim Selalu Centang Satu
Ini adalah salah satu petunjuk terkuat. Ketika Anda mengirim pesan kepada kontak yang telah memblokir Anda, pesan tersebut akan selamanya menampilkan status centang satu (pesan terkirim ke server).
Pesan itu tidak akan pernah berubah menjadi centang dua (pesan diterima oleh perangkat penerima), apalagi centang dua biru (pesan dibaca).
Jika ini terjadi selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu, kemungkinan besar Anda memang sudah diblokir.
3. Semua Panggilan WhatsApp (Suara & Video) Gagal Total
Cobalah lakukan panggilan suara atau video call melalui WhatsApp ke kontak tersebut. Jika Anda diblokir, panggilan Anda tidak akan pernah terhubung.
Status panggilan akan terus menunjukkan "Memanggil" atau "Ringing" tanpa pernah beralih ke status "Tersambung" atau dijawab.
Ini adalah cara cepat untuk menguji status pemblokiran karena panggilan yang gagal secara konsisten adalah indikator yang sangat jelas.
4. Tidak Bisa Melihat Status WhatsApp Mereka
Mirip dengan foto profil, jika Anda telah diblokir, Anda tidak akan bisa melihat pembaruan Status (stories) dari kontak tersebut.
Tab "Status" Anda tidak akan lagi menampilkan postingan apa pun dari mereka, meskipun Anda tahu mereka aktif membuat status yang bisa dilihat oleh teman-teman lainnya.
5. Gagal Menambahkan Kontak ke dalam Grup WhatsApp
Ini adalah tes pamungkas untuk memastikan kecurigaan Anda. Cobalah untuk membuat grup WhatsApp baru dan tambahkan kontak yang Anda curigai telah memblokir Anda.
Jika Anda benar-benar diblokir, akan muncul pesan notifikasi seperti "Tidak dapat menambahkan [nama kontak]" atau "Couldn't add [contact name]".
Sistem WhatsApp secara otomatis mencegah pengguna yang diblokir untuk dimasukkan ke dalam grup oleh orang yang memblokirnya.
Penting untuk diingat, satu tanda saja mungkin tidak cukup untuk menyimpulkan. Namun, jika kelima tanda di atas terjadi secara bersamaan pada satu kontak, maka hampir dapat dipastikan bahwa Anda telah diblokir.
Kalau Diblokir di WhatsApp Apakah Chat Akan Hilang?
Ini adalah pertanyaan yang sering muncul. Jawabannya adalah: Tidak.
Memblokir seseorang di WhatsApp tidak akan menghapus riwayat percakapan (chat history) yang sudah ada, baik di ponsel Anda maupun di ponsel orang yang Anda blokir.
Riwayat obrolan, termasuk semua teks, foto, video, dan file yang pernah dikirim sebelum pemblokiran, akan tetap ada.
Aksi memblokir hanya berfungsi untuk menghentikan semua bentuk komunikasi di masa depan.
Orang yang diblokir tidak bisa lagi mengirim pesan baru, menelepon, atau melihat pembaruan status dan foto profil Anda.
Namun, mereka masih bisa membaca semua percakapan lama yang terjadi sebelum mereka diblokir.
Satu-satunya cara agar chat tersebut hilang adalah jika salah satu pihak secara manual menghapus percakapan dari perangkatnya masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan