Suara.com - Game FPS Battlefield 6 Open Beta menuai banyak perhatian serta memancing ratusan ribu pemain di Steam. Pada mode Beta, tak sedikit penggemar yang menilai bila map atau peta Battlefield 6 terlalu kecil.
Penambang data (Dataminer) dengan akun Reddit u/Happysufigeee berhasil membocorkan perbandingan map anyar Battlefield 6 dengan peta lawas.
Penampakan yang juga beredar di X mengungkap bahwa map terbaru jauh lebih besar dibanding Siege of Cairo. Dilaporkan oleh MP1st, para dataminer berhasil menggali file dari Battlefield Labs, platform pengembangan komunitas resmi milik EA.
Dari sana, mereka menemukan bukti visual dua peta baru yang skalanya jauh melampaui peta Siege of Cairo yang kita mainkan di versi beta.
Peta pertama, bernama Mirak Valley, disebut akan menjadi bagian dari game dasar. Peta ini digambarkan sebagai sebuah lembah raksasa yang dibelah sungai dengan luas lebih dari setengah kilometer.
Peta kedua, yang diduga bernama Eastwood, dirumorkan sebagai konten musim pertama. Itu berlatar di sebuah country club mewah di California, lengkap dengan lapangan golf dan rumah-rumah yang terbakar.
Menariknya, peta Eastwood ini juga disebut akan menghadirkan kendaraan baru yang unik seperti kereta golf dan perahu, yang semakin menguatkan spekulasi tentang potensi hadirnya mode battle royale di masa depan.
Temuan tersebut seakan mengonfirmasi pernyataan dari produser David Sirland beberapa waktu lalu yang meyakinkan pemain. "Peta berukuran besar memang ada, skala temponya pun disesuaikan. Anda akan segera dapat melihatnya," ungkap petinggi produser Battlefield.
Kini, kita tidak hanya memegang janjinya, tetapi juga memiliki bukti visual pertama yang mendukung klaim tersebut. Meskipun konten hasil Datamine tidak selalu 100 persen dijamin akan masuk ke dalam versi rilis final, bukti yang ada menunjukkan bahwa pengembangan kedua peta sudah cukup matang.
Baca Juga: Gak Cuma Murah, 5 HP Xiaomi Ini Kuat Buat Main Game FPS Tinggi!
Battlefield 6 dijadwalkan rilis pada 10 Oktober untuk Xbox Series X|S, PlayStation 5, dan PC. Dengan terungkapnya peta-peta raksasa ini, antisipasi untuk kembali ke medan perang yang sesungguhnya kini semakin memuncak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah