Suara.com - Ookla telah mengungkap peringkat data kecepatan internet melalui Speedtest Global Index pada Juli 2025. Berdasarkan data dari Speedtest Global Index, Brunei Darussalam atau Brunei merupakan negara dengan kecepatan internet Mobile tertinggi di ASEAN (Association of Southeast Asian Nations).
Laporan kecepatan internet dari Ookla terdiri dari data internet Mobile dan Fixed Broadband.
Sebagai referensi, Fixed broadband memakai infrastruktur fisik (kabel serat optik, DSL) dan menyediakan koneksi stabil di lokasi tetap.
Itu biasanya untuk penggunaan berat di rumah/kantor. Sebaliknya, mobile broadband mengandalkan jaringan seluler (4G, 5G).
Data kecepatan internet yang dibagikan oleh Ookla bersumber rata-rata pengujian internet dari Speedtest.
Ookla mengklaim telah menerima miliaran sampel data serta belasan juta tes dari pengguna yang memakai Speedtest.
Data tersebut akhirnya dikumpulkan sehingga publik dapat mengetahui peringkat kecepatan internet global.
Menurut Speedtest Global Index, rata-rata kecepatan Download pada internet Mobile Global adalah 90,13 Mbps.
Di sisi lain, rata-rata Upload-nya adalah 13,15 Mbps dengan latensi 25 ms. Uni Emirat Arab merupakan negara dengan kecepatan internet Mobile tertinggi pada skala global, yaitu mencapai 584,97 Mbps.
Baca Juga: Riset Ungkap Konten Paling Disukai Orang Indonesia 2025, Tak Lagi Gosip dan Politik
Singapura menjadi negara dengan kecepatan Fixed Broadband tertinggi, mencapai 386.96 Mbps. Meski begitu, kecepatan internet Mobile Singapura masih berada di bawah Brunei (158.59 vs 176.83 Mbps).
Di regional Asia Tenggara, Indonesia mempunyai kecepatan internet Mobile rata-rata pada 42,85 Mbps (posisi kedelapan ASEAN)
Itu masih di bawah (bahkan kurang dari setengah) rata-rata kecepatan internet global. Indonesia yang merupakan negara kepulauan memiliki tantangan tersendiri dalam memeratakan serta meningkatkan kecepatan internet.
Kamboja berada di atas Indonesia dengan kecepatan rata-rata 53,15 Mbps.
Empat negara ASEAN seperti Filipina, Kamboja, Indonesia, dan Laos memiliki kecepatan rata-rata internet di bawah 60 Mbps.
Tiga besar negara ASEAN dengan kecepatan internet tertinggi yaitu Brunei, Singapura, dan Vietnam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Cara Cek PIP Lewat HP: Ini Persyaratan untuk Pencairan Dana Program Indonesia Pintar
-
Honor MagicBook 14 2026 Rilis dengan RAM 32 GB, Jadi Pesaing MacBook
-
Begini Cara Cek Bansos KTP Rp900 Ribu, Bisa Lewat Aplikasi dan Situs Resmi
-
41 Kode Redeem FC Mobile Aktif 17 April 2026, Klaim Hadiah OVR Tinggi dan Kompensasi Bug
-
Realme Buds T500 Pro Resmi Debut: TWS Murah dengan ANC, Baterai Tahan 56 Jam
-
MacBook Neo Rp10 Jutaan Siap Masuk Indonesia, Ancaman Serius atau Tidak? Lenovo Punya Jawabannya
-
5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
-
Mengapa Wikipedia Terancam Diblokir Pemerintah? Ini Penjelasan dan Dampak Seriusnya
-
Lenovo Yoga Tab, Tablet AI Tipis dengan Snapdragon 8 Gen 3, Harga Rp10 Jutaan
-
76 Kode Redeem FF Max Terbaru 17 April 2026: Klaim Angelic, Hollowface, dan Pistol Tangan