Suara.com - Xiaomi bersiap merilis beberapa produk anyar di Indonesia dalam waktu dekat. Sebanyak 4 perangkat Xiaomi baru-baru ini berhasil lolos sertifikasi TKDN serta SDPPI.
Itu menyiratkan bila perangkat tersebut siap dipasarkan ke Tanah Air. Cukup menarik, Xiaomi bakal memboyong tablet gaming compact mereka ke Indonesia.
Selain itu, terdapat perangkat misterius yang diyakini merupakan kembaran HP murah Redmi 15C.
Tak hanya segmen menengah dan HP murah, Xiaomi juga bersiap meluncurkan smartphone untuk bertarung di kelas midrange premium.
Itu merupakan segmen yang berada satu tingkat di bawah flagship.
Xiaomi 15T dan Xiaomi 15T Pro sudah terpantau di SDPPI milik Komdigi pada beberapa waktu lalu. Berikut 4 perangkat Xiaomi yang lolos sertifikasi di Indonesia:
1. POCO C85
PT Xiaomi Technology Indonesia sudah mendaftarkan nomor model 25078PC3EG di bawah merek POCO ke laman SDPPI milik Komdigi.
Nomor model itu sebelumnya terdaftar di IMEI dengan kode mirip Redmi 15C.
Baca Juga: Samsung Galaxy Tab S10 Lite Resmi, Tablet Murah Punya Baterai 8.000 mAh
POCO C85 diprediksi merupakan rebrand Redmi 15C dengan harga sedikit lebih murah. Smartphone kemungkinan dibanderol Rp 1,4 juta hingga Rp 1,7 juta.
Redmi 15C memiliki beberapa fitur yaitu chipset Helio G81 Ultra, baterai 6.000 mAh, dan layar IPS LCD 6,9 inci beresolusi HD Plus.
2. Redmi K Pad atau POCO F Pad
Berdasarkan pantauan Suara.com, sebuah tablet baru merek POCO dengan nomor model '25099RP08G' telah didaftarkan oleh PT Xiaomi Technology Indonesia di laman SDPPI Komdigi dan menerima sertifikasi dari Postel pada 22 Agustus 2025.
Tablet ini diduga kuat adalah POCO F Pad, yang sebelumnya sudah diluncurkan di China sebagai Redmi K Pad.
Jika spesifikasinya sama, tablet compact ini bakal menawarkan performa tinggi dengan harga terjangkau, cocok untuk kebutuhan gaming.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan