Suara.com - Eric "ConcernedApe" Barone terkenal berkat game simulasi kehidupan pertanian, Stardew Valley. Developer Stardew Valley tersebut baru-baru ini mengunggah perkembangan project game anyar, Haunted Chocolatier.
Unggahannya di platform X langsung viral, disaksikan lebih dari 3 juta kali, dan memicu satu pertanyaan besar yang kini terjawab: apakah fitur memancing yang terkenal sulit akan kembali?
Tangkapan layar terbaru menampilkan visual dongeng dengan sentuhan misterius yang khas.
Terlihat seorang karakter berdiri di tepi sungai dengan latar hutan lebat dan sebuah pohon raksasa yang tampak seperti struktur bangunan.
Haunted Chocolatier sendiri dideskripsikan sebagai RPG aksi di mana pemain akan mengelola toko cokelat di sebuah kastil berhantu.
Kamu akan meracik permen, merekrut hantu sebagai staf, dan mengumpulkan bahan dengan melawan monster. Namun, bukan visual indah ini yang menjadi pusat perbincangan.
Di bawah unggahan tersebut, seorang penggemar menanyakan hal yang ada di benak semua orang: apakah akan ada fitur memancing seperti di Stardew Valley?
Jawaban singkat Barone mengonfirmasi segalanya: "Memancing itu ada." Pernyataan ini memastikan kembalinya mini-game yang membelah komunitas Stardew Valley.
Sebagian pemain mencintainya karena memberikan tantangan ekstra, sementara sebagian lainnya menganggapnya terlalu sulit dan membuat frustrasi.
Baca Juga: Pengumuman Forza Horizon 6 Lebih Cepat, Diprediksi Muncul di Tokyo Game Show
Mekanisme menjaga bar hijau tetap pada ikon ikan yang bergerak liar memang menjadi momok bagi banyak petani virtual.
Mengutip GameRadar, Haunted Chocolatier bukanlah sekadar Stardew Valley dengan tema cokelat.
Barone menegaskan bahwa game ini bakal lebih fokus pada elemen RPG aksi, meski tetap mempertahankan pesona "permainan kota" di mana kamu bisa membangun hubungan dengan para NPC.
Itu akan menjadi pengalaman pemain tunggal yang lebih gelap dan misterius.
Untuk saat ini, Haunted Chocolatier baru dikonfirmasi untuk rilis di PC, namun ada "niat" kuat untuk membawanya ke platform utama lain seperti PS5, Xbox Series X, dan Nintendo Switch (atau mungkin Switch 2). Tanggal rilisnya sendiri masih menjadi misteri besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
HUT ke-55 Hero Supermarket, BRI Tebar Diskon Rp55 Ribu di Mall Taman Anggrek
-
Perbedaan Kulkas Mini Kompresor vs Termoelektrik, Mana yang Lebih Bagus?
-
4 Moisturizer Glad2Glow untuk Remaja, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?
-
Hasil Muktamar ke-35 NU: Evaluasi Kopdes, Rakyat Bukan Objek Pasar
-
Sisi Gelap 2,6 Miliar Transaksi Video Commerce: UMKM Sejahtera atau Sekadar Capek?
-
Iran Rudal Pangkalan Militer AS di Yordania dan Selat Hormuz
-
Posko GRIB Jaya di Kedoya Terbakar Senin Dini Hari, Pengurus Ngaku Belum Terima Laporan
-
0859 Nomor Apa? Ini Provider dan Daftar Kode Prefix XL Axiata
-
Kala Memutuskan WFH di Kampung, Namun Bagaimana dengan Koneksi Internetnya?
-
Gus Kikin Pimpin PBNU, Ini Respon Sekjen Partai Golkar