Suara.com - Delta Force memang baru meluncur di PC pada Januari 2025, namun game ini sudah memancing banyak penggemar.
Game FPS tersebut berhasil mencetak rekor jumlah pemain bersamaan di Steam pada 24 Agustus 2025, mencapai 210.000 player.
Itu mengalahkan Concurrent-Player Delta Force pada awal Agustus serta Juni lalu. Kesuksesan ini bukanlah tanpa alasan. Pengembang secara konsisten menyuntikkan konten baru yang membuat para pemainnya kembali.
Pembaruan besar pada 21 Agustus yang menambahkan mode dan tantangan acara baru menjadi pemicu lonjakan terbaru.
Tren ini sejalan dengan pola sebelumnya, seperti pada April saat penambahan peta baru dan mode Night Ops juga berhasil mendongkrak jumlah pemain.
Bahkan sebelum rekor terakhir, Delta Force sudah rutin menembus angka 150.000 pemain harian sejak Juni, menempatkannya di jajaran game elite Steam bersama raksasa seperti Counter-Strike 2.
Mengutip Screenrant, analis Daniel Ahmad dari Niko Partners bahkan mencatat bahwa popularitas masif game Delta Force di China menjadi motor penggerak utamanya.
Meskipun angka-angka tersebut fantastis, perjalanan Delta Force bukannya tanpa halangan. Game ini masih mengantongi ulasan "Mixed" di Steam, dengan hanya 61 persen ulasan pengguna yang positif.
Keluhan utama yang terus muncul adalah maraknya cheater, meskipun pengembang telah menerapkan sistem anti-cheat tingkat kernel.
Baca Juga: Sistem Ulasan Anyar, Palword Dapatkan Status Overwhelmingly Positive di Steam
Itu menjadi pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan, terutama menjelang peluncuran versi konsolnya di PlayStation dan Xbox pada Agustus 2025.
Jika fitur crossplay diaktifkan, masalah cheater dari platform PC bisa merusak pengalaman bermain bagi komunitas konsol yang baru.
Masa depan Delta Force terlihat cerah. Statusnya sebagai game gratis, didukung gameplay solid yang menjadi alternatif menarik dari Call of Duty dan Battlefield, serta rilis konsol, menjadi resep potensial untuk kesuksesan jangka panjang.
Momentumnya saat ini sangat kuat, membuktikan bahwa game layanan langsung bisa berhasil jika didukung dengan konten yang relevan dan menarik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kengerian Culling Game Berlanjut! Intip Bocoran Terbaru Jujutsu Kaisen Season 4
-
3 HP RAM 12 GB Harga Rp3 Jutaan, Sudah 5G dan Cocok untuk Gaming
-
Jasa Marga (JSMR) Beri Izin Pemotor Kawal Truk Terbuka Milik GRIB Jaya Masuk Tol
-
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU, NU Kembali ke Akar Qanun Asasi dan Tradisi Tebuireng
-
Stay Longer Unlock More, Le Meridien Jakarta Hadirkan Pengalaman Spesial bagi Tamu yang Long Stay
-
Tak Gentar Hadapi Kelompok Mana Pun, Bahar bin Smith Pasang Badan untuk Keadilan Bambang Setiawan
-
Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy'ari yang Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031
-
Paradoks Nepal, Emisi Karbon Rendah Tapi Jadi Korban Perubahan Iklim
-
Perkuat Ekosistem Seni dan Pariwisata Danau Toba, BPODT Hadirkan The Kaldera Festival
-
Dari Ketegangan Massa Hingga Desakan RUU Perampasan Aset saat Demo 27 Agustus