Suara.com - Kabar mengenai mahasiswa Yogyakarta bernama Rheza Sendy Pratama menambah luka netizen di Tanah Air. Ratusan netizen riuh mengungkap duka cita di X pada Minggu (31/08/2025).
Kabar duka dikonfirmasi oleh akun resmi kampus Amikom dan bagian Kemahasiswaan Amikom Yogyakarta.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami segenap keluarga besar Universitas Amikom Yogyakarta menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya: Rheza Sendy Pratama (Mahasiswa Prodi S1 Ilmu Komunikasi, Angkatan 2023). Semoga Allah SWT menerima amal ibadah almarhum, menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya, serta memberikan ketabahan dan keikhlasan bagi keluarga yang ditinggalkan," tulis akun Instagram Amikom Yogyakarta pada Minggu (31/08/2025).
Sayang, pihak kemahasiswaan masih belum mengungkap kronologi lengkap tentang meninggalnya Rheza Sendy Pratama.
Almarhum sekarang telah dimakamkan Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta. Kabar meninggalnya Rheza Sendy Pratama saat demo viral di X.
Publik padahal belum lupa mengenai kasus Affan Kurniawan yang tewas setelah dilindas rantis Brimob saat kejadian demo pada 28 Agustus.
Affan saat itu tak terlibat aksi, melainkan sedang mengantar makanan karena bekerja sebagai driver ojol.
Kabar duka mengenai Rheza Sendy Pratama dibagikan oleh beberapa akun X, termasuk @barengwarga dan @DS_yantie.
Beberapa video viral mengklaim bila sosok pemuda di atas motor trail saat demo merupakan Rheza. Ia diduga meninggal setelah terlibat bentrok dengan oknum aparat.
Baca Juga: Pengakuan Massa: 'Ada yang Ngarahin ke Rumah Puan Maharani!' Fakta Baru Penjarahan Terungkap?
Terdapat kabar yang simpang siur, namun laporan terakhir mengklaim bila Rheza sempat terkena tembakan gas air mata.
"Innalillahi wa innailaihi rajiun. Rheza Sendy Pratama meninggal dunia. Motornya mati saat putar balik, ditembaki gas air mata, jatuh, lalu dipukul hingga koma," cuit @barengwarga.
Postingan tersebut viral setelah menerima 11 ribu retweet dan ratusan komentar dari netizen.
Tangkapan layar BEM Amikom mengungkap bila Rheza sempat terlibat bentrok dengan oknum aparat saat berdemo di sekitar Markas Polda DIY pada Minggu (31/08/2025).
"Telah berpulang ke Rahmatullah, sahabat, kawan seperjuangan kita: Rheza Sendy Pratama (Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi 2023, Universitas Amikom Yogyakarta). Kami segenap keluarga besar BEM Universitas Amikom Yogyakarta turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT melapangkan kuburnya, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkan almarhum di sisi terbaik-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan dan kekuatan. Ahad 31 Agustus 2025, pada saat aksi demonstrasi besar-besaran yang tengah bergema di Yogyakarta. Rheza turut hadir sebagai bagian dari barisan perjuangan mahasiswa. Di tengah situasi kacau, motor yang ditungganginya mati ketika hendak berbalik arah. Tiba-tiba aparat menembakkan gas air mata, membuat Rheza terjatuh. Rekannya yang dibonceng berhasil lari menyelamatkan diri, namun Rheza yang tergeletak justru dihampiri oleh polisi-polisi hingga nyawanya tak lagi tertolong," bunyi keterangan pada tangkapan layar Grup BEM Universitas Amikom Yogyakarta.
Laporan lain mengklaim bila aksi berujung anarkis sehingga terdapat beberapa tindakan dari aparat. Postingan kabar duka tersebut menuai beragam komentar dari netizen.
"Innalilahi wa innailaihi rojiun, terulang kembali sudah banyak yg jadi korban, ini kalo gak ada tindakan dari pemerintah maka akan semakin anarkis," tulis @p**al**takdir.
"Duh kok jadi tambah seperti ini, stay safe kawan," cuit @ji**a*i.
"Innalillahi, semoga bangsa ini tak bertambah kacau," pendapat @Ya**o**edals
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target