- Peluncuran iPhone Air di China tertunda karena regulasi eSIM
- Apple masih menunggu persetujuan dari otoritas China dan operator lokal
- Permintaan global untuk ponsel tipis tinggi, iPhone Air diprediksi berkontribusi signifikan
Suara.com - Apple kemungkinan akan menunda pengiriman iPhone Air terbarunya ke China, sebagai model tertipis karena permasalahan regulasi atau aturan eSIM.
Sebagai informasi, Apple menggandeng dengan otoritas China untuk menyelesaikan masalah regulasi terkait penggunaan SIM tertanam.
Dilansir dari laman SCMP, Sabtu (13/9/2025), pada Jumat pagi, Apple telah merevisi detail pemesanan iPhone Air untuk China, mengganti jadwal peluncuran awal dengan "informasi rilis yang akan diperbarui kemudian".
Sebelumnya, perusahaan menyatakan bahwa pra-pemesanan akan dimulai pukul 20.00 waktu setempat pada hari Jumat kemarin, sementara pengiriman akan dimulai pada 19 September mendatang.
Dengan ketebalan 5,6 mm, iPhone Air membutuhkan eSIM.
Model-model baru lainnya yang diperkenalkan awal pekan ini, seperti iPhone 17 standar, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max, masih dijadwalkan rilis mulai 19 September mendatang dan pra-pemesanan dimulai Jumat malam, menurut situs web Apple.
Perwakilan Apple mengatakan kepada media China bahwa mereka "bekerja sama erat dengan otoritas regulasi untuk membawanya ke China sesegera mungkin".
Apple mengatakan bahwa ketiga operator jaringan telekomunikasi milik negara yakni China Unicom, China Mobile, dan China Telecom.
Ketiganya akan menyediakan dukungan eSIM [dengan] waktu tertentu yang bergantung pada persetujuan regulator.
Baca Juga: Beda Harga iPhone 17 di Indonesia, Malaysia dan Singapura
Sebelumnya, Apple hanya menunjuk China Unicom untuk fungsi tersebut.
China Mobile mengunggah di situs mikroblog Weibo pada hari Rabu bahwa perusahaan telah "mengaktifkan layanan eSIM untuk ponsel", tetapi detail mengenai tanggal peluncuran "akan diumumkan secara terpisah".
Dalam sebuah unggahan di platform media sosial RedNote awal pekan ini, cabang Beijing dari China Telecom mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan layanan eSIM pada 19 September, tanggal pengiriman awal untuk iPhone Air.
Namun, unggahan tersebut telah dihapus.
Peluncuran komersial fungsi eSIM China Telecom sedang menunggu persetujuan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi, yang akan "segera", menurut media asal China The Paper, mengutip seorang perwakilan perusahaan.
Baik Apple maupun China Telecom tidak segera menanggapi permintaan komentar pada hari Jumat (12/9/2025).
Berita Terkait
-
Update Harga iPhone setelah Apple Mengumumkan iPhone 17, Ada yang Turun?
-
Spesifikasi Tecno Spark Slim: HP Murah Mirip iPhone Air, Pakai Helio G200
-
Daftar Harga iPhone 17 yang Resmi Dirilis Apple, Paling Murah Rp 13 Juta
-
Siap-Siap Nabung! Intip Beda Harga iPhone 17, iPhone 17 Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone Pro Max
-
iPhone 17 vs iPhone 16 Pro, Spesifikasi Peningkatan Jauh atau Sama Saja?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler