Entertainment / Music
Senin, 16 Maret 2026 | 10:05 WIB
Harry Styles (Twitter)

Suara.com - Harry Styles, yang dikenal luas sebagai anggota boyband fenomenal One Direction, kini tengah meniti karier solo yang gemilang di bawah naungan Columbia Records.

Seperti kita ketahui, bersama dengan Liam Payne, Louis Tomlinson, Zayn Malik, dan Niall Horan, Harry pernah mengukir nama besar di industri musik sebagai bagian dari grup yang memikat jutaan penggemar dunia.

Namun siapa sangka, di balik popularitas Harry sebagai penyanyi solo, ia sempat mengalami masa sulit setelah One Directon resmi bubar pada 2015.

Melansir People, penyanyi asal Inggris itu mengaku sempat merasa sangat kesepian ketika memulai karier sebagai solois.

Menurut pelantun As It Was tersebut, ketika masih bersama Niall Horan, Zayn Malik, Louis Tomlinson, dan Liam Payne dalam satu grup, tekanan dan beban terasa lebih ringan. Namun setelah menjadi solois, tekanan sebagai musisi harus dihadapi seorang diri.

“Saat berada dalam sebuah grup bersama empat orang lainnya, banyak tempat untuk 'bersembunyi',” ungkap Harry.

“Beban yang dipikul di pundak terasa lebih terbagi. Beberapa kali pertama tampil di atas panggung (tanpa One Direction), saya sempat bingung harus melakukan apa,” curhatnya.

One Direction

Selain merasa canggung, Harry Styles sempat merasa kesepian tanpa kehadiran teman-temannya di atas panggung.

"Namun, tiba-tiba saya juga merasa sangat kesepian," tuturnya.

Baca Juga: Bangga! Ariana Ivy Meriahkan Peluncuran Soundtrack Timun Mas in Wonderland

Meski merasa beruntung karena publik tetap antusias terhadap karya-karyanya, Harry tak dapat memungkiri jika ada tekanan besar yang ia rasakan secara personal.

"Saya merasa beruntung karena orang-orang masih tertarik dengan apa yang akan saya ciptakan, tetapi saya memberikan tekanan besar pada diri sendiri karena ingin semuanya terlihat sempurna,” jelas Harry Styles.

Saat mengenang awal kariernya sebagai penyanyi solo pada 2017, Harry mengaku kala itu ia ingin lebih eksploratif dalam bermusik. Namun, ia khawatir mengecewakan para penggemar yang telah menaruh harapan kepadanya.

"Dengan album pertama itu, saya mencoba mengeksplorasi musik apa yang akan saya buat sendiri, tetapi pada saat itu saya merasa ada banyak orang yang telah mempercayai saya dan saya tidak ingin mengecewakan orang atau membuat mereka kecewa," tandas Harry.

Meski perjalanan Harry Styles sebagai penyanyi solo penuh tantangan, pengalaman tersebut membentuknya menjadi artis yang lebih matang dan percaya diri.

Dari masa-masa kesepian hingga eksplorasi musik yang berani, Harry menunjukkan bahwa keberanian menghadapi ketidakpastian dan tetap setia pada diri sendiri adalah kunci kesuksesan.

Load More