Suara.com - Inilah beberapa chipset yang setara dengan Mediatek Dimensity 9400 Plus. Salah satunya adap chipset tangguh buatan Apple.
Mediatek Dimensity 9400 Plus adalah SoC octa-core kelas atas untuk tablet dan ponsel pintar Android yang diluncurkan pada 10 April 2025.
Chipset ini mengusung satu inti Cortex-X925 yang bertenaga (hingga 3,73 GHz), tiga inti Cortex-X4 (hingga 3,3 GHz), dan empat inti Cortex-A720 yang efisien (hingga 2,4 GHz).
Jeroannya ini dipadukan dengan NPU 890 khusus dan iGPU Immortalis-G925 MC12 yang membuat kinerjanya makin oke.
Sebenarnya, Dimensity 9400 yang lebih lama memiliki komponen-komponen utama yang sama, namun dengan kecepatan clock yang lebih rendah menjadi faktor pembeda.
Sebagai chip untuk produk unggulan tahun 2025 dan 2026, Dimensity hadir dengan kemampuan navigasi dan jaringan yang canggih, termasuk Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6, serta fitur-fitur menarik lainnya seperti dukungan tiga layar.
Chip ini dibangun dengan proses N3E TSMC. Karena berbagai upgradenya, banyak yang bertanya-tanya sebenarnya MediaTek Dimensity 9400 Plus setara dengan apa?
Chipset MediaTek Dimensity 9400 Plus Setara Apa?
1. Snapdragon 8 Elite
Baca Juga: MediaTek Dimensity 9500, Otak Baru HP Flagship dengan Teknologi AI Generasi Terbaru
MediaTekDimensity 9400 Plus secara umum unggul dalam performa sistem secara keseluruhan, terutama CPU dan GPU.
Namun Snapdragon 8 Elite menunjukkan keunggulan dalam performa single-core, manajemen termal, dan frame rate gaming yang berkelanjutan.
Hasil benchmark bervariasi berdasarkan pengujian, tetapi Benchmark AnTuTu sering kali mendukung Dimensity 9400+.
Sementara Geekbench mengatakan jika Snapdragon 8 Elite lebih baik daripad Dimensity 9400+.
Keunggulan Qualcomm Snapdragon 8 Elite (Gen 4)
- Kecepatan clock CPU 16% lebih tinggi (4320 vs 3730 MHz)
Kelebihan MediaTek Dimensity 9400 Plus
- Memiliki ukuran cache L3 4 MB lebih besar daripada Snapdragon 8 Elite (Gen 4)
- Frekuensi GPU yang lebih tinggi (~47%)
- Berkinerja 47% lebih baik dalam perhitungan floating-point
2. MediaTek Dimensity 9400
MediaTek Dimensity 9400+ adalah versi Dimensity 9400 dengan clock lebih tinggi karena menawarkan CPU yang sedikit lebih cepat (3,73 GHz vs. 3,62 GHz),
Selain itu, versi Plus juga peningkatan signifikan dalam jangkauan Bluetooth antar-ponsel hingga 10 km, dibandingkan dengan jangkauan terbatas 9400 standar.
Peningkatan penting lainnya pada 9400+ meliputi pemrosesan AI yang lebih cepat, efisiensi daya yang lebih baik, ray tracing yang disempurnakan, dan penguncian lokasi (TTFF) yang jauh lebih cepat dalam sistem navigasi.
3. Apple A18 Pro
Ya, Mediatek Dimensity 9400 Plus punya kinerja yang hampir sama dengan Apple A18 Pro,
Akan tetapi, chipset buatan Apple lebih unggul dalam performa CPU single-core dan daya tahan baterai dengan konsumsi daya yang lebih rendah.
Sementara MediaTek Dimensity 9400+ melampauinya dalam skor GPU berkat arsitektur barunya, meskipun dengan konsumsi daya yang lebih tinggi.
A18 Pro juga memiliki memory bandwidth yang jauh lebih tinggi untuk mendukung performa aplikasi, sedangkan Dimensity 9400+ menawarkan peningkatan pada frame rate converter untuk gaming.
Kelebihan MediaTek Dimensity 9400 Plus
- Berkinerja 2,2x lebih baik dalam perhitungan floating-point
- Mendukung bandwidth memori 42% lebih tinggi (85,3 versus 60 GB/s)
- Menampilkan skor AnTuTu 10 yang lebih baik (hingga 36%) – 2651K vs 1947K
- Memiliki 2 inti lagi
- Frekuensi GPU yang lebih tinggi (~8%)
- Kelebihan Apple A18 Pro
- Kecepatan clock CPU 9% lebih tinggi (4050 vs 3730 MHz)
4. Snapdragon 8 Gen 3
Meski disebut hampir setara namun Dimensity 9400 Plus benar-benar mengungguli benchmark AnTuTu dengan skor 2.907.358 poin yang mencengangkan.
Skor tersebut terdiri dari 625.811 untuk CPU, 1.312.632 untuk GPU, 509.570 untuk memori, dan 459.344 untuk UX.
Skor GPU, khususnya, sangat menonjol, menunjukkan keseriusan MediaTek dalam mendorong performa grafis ke ranah generasi berikutnya.
Sebaliknya, Snapdragon 8 Gen 3 mencatatkan skor AnTuTu yang solid, tetapi jelas lebih rendah, yaitu 1.937.417 poin.
Rinciannya yakni 419.604 untuk CPU, 829.698 untuk GPU, 382.043 untuk memori, dan 306.072 untuk UX.
Angka ini menunjukkan bahwa meskipun chip Qualcomm masih tangguh, ia tidak dapat menandingi Dimensity 9400 Plus.
Perbedaannya hanya pada GPU saja hampir setengah juta poin, yang berarti performa gaming dan rendering Dimensity 9400 Plus jauh lebih baik.
Kelebihan MediaTek Dimensity 9400 Plus
- Berkinerja 79% lebih baik dalam perhitungan floating-point
- Frekuensi GPU yang lebih tinggi (~61%)
- Memiliki transistor berukuran lebih kecil (3 versus 4 nm)
- Menampilkan skor AnTuTu 10 yang lebih baik (hingga 29%) – 2651K vs 2050K
- Kecepatan clock CPU 13% lebih tinggi (3730 vs 3300 MHz)
- Mendukung bandwidth memori 11% lebih tinggi (85,3 melawan 76,8 GB/s)
5. MediaTek Dimensity 9300 Plus
MediaTek Dimensity 9400 Plus juga hampir mirip dengan MediaTek Dimensity 9300 Plus.
Namun sebagai chipset keluaran baru, tentu saja MediaTek Dimensity 9400 Plus punya beberapa kelebihan dibanding saudaranya itu.
Kelebihan MediaTek Dimensity 9400 Plus
- Memiliki ukuran cache L3 4 MB lebih besar daripada Dimensity 9300 Plus
- Memiliki transistor berukuran lebih kecil (3 versus 4 nm)
- Menampilkan skor AnTuTu 10 yang lebih baik (hingga 26%) – 2651K vs 2100K
- Frekuensi GPU yang lebih tinggi (~24%)
- Berkinerja 24% lebih baik dalam perhitungan floating-point
- Kecepatan jam CPU 10% lebih tinggi (3730 vs 3400 MHz)
- Mendukung bandwidth memori 11% lebih tinggi (85,3 melawan 76,8 GB/s)
Itulah beberapa jawaban tentang chipset Mediatek Dimensity 9400 Plus setara apa.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
-
MediaTek Dimensity 9500, Otak Baru HP Flagship dengan Teknologi AI Generasi Terbaru
-
Skor AnTuTu Snapdragon 8 Elite Gen 5 Terungkap, Tembus 4 Juta Poin
-
Snapdragon 8 Elite Gen 5 Resmi, Chipset Paling Ngebut Buatan Qualcomm
-
MediaTek Dimensity 9500 Meluncur: Jadi Chip Anyar pada Oppo Find X9 dan Vivo X300
-
Chipset Xiaomi 17 Pro Disebut Siap Tandingi SoC Milik iPhone 17 Pro
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Daftar Harga OPPO Find X9 Ultra dan Find X9s, HP Flagship Kamera Hasselblad Terbaru
-
6 Tablet Terlaris dan Paling Dicari di Indonesia 2026: Harga Mulai 1 Jutaan, Performa Jempolan
-
Asus ROG Zephyrus G14 Resmi Masuk Indonesia, Laptop Gaming Tipis dengan RTX 5070 dan AI Canggih
-
Smart Lock Ezviz Terbaru Resmi Meluncur, Bisa Buka Pintu Pakai Wajah dan Telapak Tangan
-
Harga iPhone Terbaru Akhir Mei 2026 Naik: Seri Pro Makin Mahal, iPhone 16e Malah Turun
-
8 Rekomendasi HP 5G Murah Harga Rp3 Jutaan dengan Kamera Bagus, Lancar Main Game
-
Siapa Orang Indonesia yang Diduga Palsukan Riset di Denmark? Begini Klarifikasinya
-
Rincian Fitur Oppo Enco Air 5s, TWS Ringan dengan ANC Tahan Lama
-
Viral Orang Indonesia Diduga Palsukan Riset di Konferensi Internasional, Tuai Hujatan
-
Usung Baterai Jumbo dan Layar 3.000 Nits, Honor Watch 6 Plus Tahan 35 Hari