- Xiaomi akan menghentikan dukungan perangkat lunak untuk 14 ponsel populer dari lini Xiaomi, Redmi, dan Poco mulai tahun 2026.
- Beberapa model seperti Poco F5, Xiaomi 12, dan seri Redmi Note 12 akan berhenti menerima pembaruan HyperOS dan keamanan.
- Penghentian dukungan meningkatkan risiko keamanan data karena celah sistem baru tidak akan ditambal lagi.
Meski dukungan resmi dihentikan, pengguna tak perlu panik berlebihan. Ponsel-ponsel ini tetap dapat digunakan seperti biasa, aplikasi tidak akan langsung bermasalah, dan perangkat keras tetap berfungsi normal.
Namun, ancaman terbesar ada pada keamanan data. Tanpa pembaruan keamanan, celah sistem yang baru ditemukan tidak akan ditambal, sehingga risiko pencurian data dan serangan siber akan semakin besar seiring waktu.
Bagi pengguna yang masih mengandalkan ponsel-ponsel ini untuk aktivitas penting, terutama yang berkaitan dengan data pribadi atau finansial, beralih ke model yang lebih baru sebelum dukungan benar-benar berakhir menjadi langkah yang patut dipertimbangkan.
Apakah ponsel kamu termasuk dalam daftar ini? Jika iya, mungkin sekarang saatnya mulai bersiap mencari pengganti.
Berita Terkait
-
Chipset Redmi Turbo 5 Series Terungkap: Diprediksi Pakai Dimensity 8500 dan 9500e
-
5 Smartwatch Samsung, Garmin hingga Xiaomi Diskon Sampai 40% di Erafone!
-
iPhone Disebut Bakal Pakai Layar Lengkung Empat Sisi, Apple Ikuti Jejak Xiaomi?
-
Bocoran Harga Poco M8 dan M8 Pro Muncul Jelang Rilis, Ini Gambaran Kelas dan Speknya
-
9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan