- Aplikasi filter panggilan membantu blokir otomatis nomor penipu yang menyasar lansia.
- Rekomendasi aplikasi seperti Truecaller dan Whoscall memiliki database nomor spam luas.
- Perlindungan ini penting untuk mencegah pencurian data dan saldo rekening bank.
Suara.com - Maraknya panggilan telepon dari nomor tak dikenal atau spam call kini bukan lagi sekadar gangguan privasi, tapi sudah menjadi ancaman nyata.
Kelompok lansia yang menggunakan gadget pun menjadi sasaran paling empuk dari para pekaku penipuan melalui telepon.
Satu kali saja orang tua mengangkat telepon dari penipu, risikonya mulai dari pencurian data hingga kuras saldo rekening.
Untungnya, teknologi kini menyediakan solusi lewat aplikasi filter panggilan yang bisa memblokir nomor mencurigakan secara otomatis.
Berikut ini, rekomendasi aplikasi anti-spam terbaik yang wajib dipasang di HP orang tua agar aman dari incaran penipu melalui telepon.
1. Truecaller
Truecaller adalah aplikasi paling populer dengan database nomor telepon terbesar di dunia.
Jutaan pengguna aktif melaporkan nomor penipu setiap harinya, sehingga database mereka selalu up-to-date.
Selain itu, aplikasi ini memiliki fitur unggulan berupa identifikasi otomatis penelepon tak dikenal, peringatan spam sebelum telepon diangkat, dan blokir otomatis telemarketer serta robocall.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Ibu-Ibu yang Lincah dan Gesit, Mulai Rp60 Jutaan
2. Hiya: Caller ID & Spam Blocker
Aplikasi filter panggilan spam ini memiliki algoritma canggih yang menganalisis miliaran panggilan setiap bulan.
Hiya sangat efektif mengenali pola panggilan penipuan dan langsung menghentikannya sebelum ponsel berdering.
Aplikasi ini memiliki fitur unggulan berupa peringatan penipuan secara real-time dan fitur pencarian nomor telepon terbalik atau reverse lookup.
3. Robokiller: Spam Call Blocker
Robokiller adalah aplikasi filter panggilan spam yang punya fitur unik di mana aplikasi akan menjawab panggilan penipu dengan suara robot otomatis, sehingga membuat si penipu mengira sedang bicara dengan manusia sungguhan.
Berita Terkait
-
Kasus Penipuan Eks Karyawan Fuji Resmi Disidik, Diduga Tak Bekerja Sendiri?
-
Dating Apps dan Kesepian di Tengah Keramaian Kota
-
Bareskrim Bongkar Borok Dana Syariah Indonesia: Proyek Fiktif Jerat 15.000 Investor
-
7 Aplikasi Edit Video Tanpa Watermark dan Gratis untuk Konten Kreator
-
Kasus Penipuan Kripto Youtuber Timothy Ronald, OJK Investigasi Kerugian
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Nikmati Weekday Brunch All You Can Eat Mulai Rp150.000 dengan City View di Manhattan Hotel Jakarta
-
Bulog Bangun Pabrik Raksasa Pengolah Beras Kapasitas 120 Ton di Lampung Timur
-
Review Frankenstein: Kisah Tragis dan Ambisi Manusia yang Melawan Kematian
-
Romantisnya Kebablasan, Pasutri Diciduk Polisi Usai Jadi Pengedar Sabu di Lamongan
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kasus Keracunan MBG Disorot, Guru Besar UGM Sebut SPPG Dibebani Produksi Berlebihan
-
IHSG Masih Melempem Hari Ini, Saham Prajogo Melesat
-
Rayakan HUT ke-70, Yuk Seru-seruan di Danamon Festival!
-
Dukung Petani Blora, Bulog Tingkatkan Kolaborasi demi Menjamin Penyerapan Tebu
-
BGN Sebut 116 Juta Warga Indonesia Masih Kurang Makan, Daerah Stunting Tinggi Jadi Prioritas MBG