- Industri *smartphone* global menghadapi tekanan serius di awal 2026 akibat kenaikan signifikan harga *chip* memori.
- Kenaikan harga memaksa banyak merek menunda peluncuran *flagship* baru dan menghentikan ponsel kelas menengah.
- Perubahan strategi perusahaan mencakup peningkatan harga jual perangkat penerus dan pengurangan opsi penyimpanan besar.
Suara.com - Awal tahun 2026 menjadi periode yang penuh tekanan bagi industri smartphone global.
Pasar kini dihadapkan pada ketidakstabilan serius akibat lonjakan harga chip memori yang terus berlanjut, memicu kekhawatiran akan krisis berkepanjangan di berbagai segmen perangkat.
Informan industri ternama, Digital Chat Station, mengungkap bahwa dampak kenaikan harga tersebut sudah mulai terasa secara nyata.
Mengutip laporan Gizmochina, Selasa (3/2/2026), sejumlah ponsel kelas menengah disebut hampir menghilang dari peredaran, sementara pengembangan smartphone flagship generasi terbaru mulai diliputi ketidakpastian.
Masalah yang muncul tidak sebatas meningkatnya biaya bill of materials (BOM).
Tekanan harga ini turut mengacaukan strategi pengembangan produk dan memaksa banyak merek meninjau ulang jadwal peluncuran mereka.
Bahkan Apple dikabarkan ikut terdampak, menyusul langkah pemasok utama seperti Samsung dan SK Hynix yang menaikkan harga memori LPDDR hingga dua kali lipat.
Akibat situasi tersebut, beberapa ponsel segmen value yang dirilis pada akhir 2025 berpotensi dihentikan lebih cepat dari rencana awal.
Sementara itu, penerusnya harus rela mengalami penundaan hingga pertengahan 2026 atau bahkan lebih lama.
Baca Juga: 4 Rekomendasi HP Android dengan Memori 512 GB, Tak Perlu Repot Hapus Foto Lagi
Ketika akhirnya meluncur, perangkat-perangkat ini diperkirakan akan hadir dengan banderol harga yang lebih mahal.
Digital Chat Station juga mencatat perubahan sikap di internal perusahaan smartphone.
Peluncuran model baru kini dianggap sebagai langkah dengan risiko finansial tinggi.
Tak sedikit merek yang memilih menghentikan pengembangan flagship generasi selanjutnya, bahkan mempertimbangkan untuk mundur dari pasar regional tertentu demi menekan kerugian.
Segmen yang paling rentan berada di kelas menengah, khususnya rentang harga 2.000–2.500 yuan atau sekitar Rp4,8 juta hingga Rp6 juta.
Tekanan ini tercermin dari berkurangnya diskon peluncuran pada ponsel berchip Snapdragon 8 Elite.
Berita Terkait
-
5 HP Murah POCO Dapat Diskon Besar Januari 2026: Mulai Sejutaan, Memori 256-512 GB
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan dengan Memori Internal 256 GB di Tahun 2026
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
Moto X70 Air Pro Lolos Sertifikasi, Bawa RAM 16 GB dan Chip Anyar
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan