- Take-Two resmi menghentikan sementara pengembangan game Borderlands 4 di Nintendo Switch 2.
- Laporan pendapatan terbaru menghapus versi Switch 2 dari daftar jadwal rilis.
- Masalah teknis dan visual buram saat demo menjadi alasan utama penghentian.
Suara.com - Borderlands merupakan salah satu game FPS dan Action Role-Playing dengan banyak penggemar. Sayang, pengembangan Borderlands 4 untuk Nintendo Switch 2 sekarang dihentikan sementara.
Itu memunculkan spekulasi kuat bahwa game ini kemungkinan besar tidak akan pernah rilis di platform tersebut.
Meskipun kata "jeda" memberi sedikit harapan, realitasnya seringkali berbeda di industri game.
Dalam laporan pendapatan terbaru, penerbit 2K, Take-Two, secara resmi menghapus versi Switch 2 dari jadwal rilisnya. Keputusan ini dipertegas oleh pernyataan resmi mereka.
“Kami membuat keputusan sulit untuk menghentikan sementara pengembangan SKU tersebut. Fokus kami tetap pada penyediaan konten pasca-peluncuran berkualitas untuk para pemain dan peningkatan berkelanjutan untuk mengoptimalkan game," kata juru bicara Take-Two dikutip dari Variety.
Langkah tersebut mengikuti pembatalan semua pra-pemesanan digital tahun lalu, yang seolah menjadi pertanda awal. Tanda-tanda masalah pada versi port itu sebenarnya sudah terlihat.
Pengunjung PAX Australia pada Oktober 2025 yang mencoba versi Trial telah melaporkan kondisi game.
Mereka menyebutnya sebagai game yang "kurang ideal, dengan visual buram dan performa kurang memuaskan".
Di sisi lain, meskipun Borderlands 4 mencatatkan peluncuran terbesar dalam sejarah waralaba di PS5, Xbox Series, dan PC, Take-Two menyebut penjualannya "lebih rendah" dari yang diharapkan.
Baca Juga: 7 HP AMOLED 120Hz RAM 8 GB Terbaik 2026, Hanya Rp2 Jutaan Siap Libas Game Berat
Itu kemungkinan karena berhubungan dengan performa di PC saat rilis. Keputusan terasa janggal mengingat kesuksesan Nintendo Switch 2 yang terjual lebih dari 17 juta unit dalam tujuh bulan pertamanya.
Selain itu, semua game utama Borderlands generasi pendahulu berhasil di-porting ke Switch generasi pertama.
Ini menunjukkan bahwa masalahnya mungkin bukan pada potensi pasar, melainkan pada tantangan teknis untuk menjalankan game ambisius seperti Borderlands 4 di hardware baru Nintendo.
Meski Take-Two menegaskan komitmen mereka pada Switch 2 dengan judul lain seperti 'PGA Tour 2K 25', hilangnya game andalan sekelas Borderlands 4 tetap menjadi pukulan telak.
Berita Terkait
-
42 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Februari 2026: Ada 15.000 Gems dan TOTY 115-117
-
Stranger Things dan Squid Game Jadi Serial yang Paling Banyak Ditonton Versi Nielsen
-
Nioh 3 Siap Rilis Bulan Ini, Kemungkinan Tak Eksklusif PS5 dan PC
-
Bikin Kota Lebih Estetik! Cara Meningkatkan Grafis TheoTown Jadi Lebih Realistis
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri