- Tecno Pova Curve 2 resmi rilis dengan baterai jumbo 8.000 mAh.
- Smartphone ini memiliki bodi sangat tipis dengan ketebalan 7.42 mm saja.
- Layar AMOLED 144 Hz mendukung pengalaman gaming yang sangat mulus.
Suara.com - Setelah berbagai teaser, perusahaan resmi merilis Tecno Pova Curve 2 ke pasar komersial. Spesifikasi Tecno Pova Curve 2 cukup menarik mengingat perangkat merupakan ponsel tipis dengan baterai jumbo 8.000 mAh.
Transsion meluncurkan Tecno Pova Curve 2 (8GB/128GB) di India pada Selasa (12/02/2026) dengan harga 27.999 rupee atau Rp5,2 juta.
Model memori tertinggi (8GB/256GB) ditawarkan seharga 29.999 rupee atau Rp5,6 juta.
Banderol tersebut cukup 'mengecewakan' mengingat beberapa bocoran sebelumnya menyebut angka Rp3 jutaan.
Sebagai pengingat, Tecno Pova Curve generasi pertama debut ke India dengan harga 15.999 rupee atau Rp 2,99 juta.
Smartphone itu juga masuk ke Indonesia dengan harga Rp3,5 juta untuk varian 8GB/256GB.
Meski harga tak terlalu menarik, perangkat ini menawarkan peningkatan baterai dari 5.000 mAh menjadi 8.000 mAh.
Baterai jumbo ini disematkan pada bodi tipis dengan ketebalan hanya 7.42 mm saja.
Perusahaan mengklaim bahwa Pova Curve 2 adalah smartphone layar lengkung berbaterai jumbo tertipis di dunia saat ini.
Baca Juga: Realme 16 5G Lolos Sertifikasi Komdigi: Siap Masuk ke Indonesia, Mirip iPhone Air
Nilai jual pada Tecno Pova Curve 2 ada pada layar AMOLED 3D melengkung 6,78 inci dan "Desain yang Terinspirasi dari Pesawat Luar Angkasa".
Untuk ketahanan, smartphone sudah mengantongi sertifikasi IP64 untuk debu dan air, Corning Gorilla Glass 7i, serta perlindungan jatuh bersertifikasi SGS.
Mengutip FoneArena, HP midrange Tecno ini mengandalkan prosesor MediaTek Dimensity 7100 yang diklaim menjamin konektivitas 5G dan kinerja stabil.
Layar AMOLED tepi lengkung sudah mendukung refresh rate tinggi 144 Hz sehingga menunjang pengalaman gaming.
Saat daya menipis, fast charging 45 W siap mengisinya kembali dalam waktu singkat, ditambah teknologi bypass charging yang cerdas untuk menjaga suhu tetap adem saat bermain game sambil mengisi daya.
Sebagai catatan, Tecno Pova Curve 2 masih dipasarkan secara terbatas di India pada Q1 2026.
Berita Terkait
-
Honor 600 Lite Siap Rilis, Pakai Chipset Anyar dan Baterai Jumbo
-
Menanti Tecno Camon 50 Pro 5G di Indonesia, HP Midrange Murah dengan Spek Gahar
-
7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
-
HP Murah iQOO Z11 Series Lolos Sertifikasi 3C dan Komdigi, Bawa Baterai 9.000 mAh
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam
-
iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity
-
Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini
-
Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
-
Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta
-
5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan
-
Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP
-
Deepfake dan Phishing AI Mengancam Perbankan, Industri Diminta Waspada