- Ferry Irwandi menuai kritik usai mengundang Bigmo dalam konten Devil's Advocate.
- Bigmo merupakan putra Mohammad Nashihan, terpidana kasus korupsi dana asuransi Batam.
- Netizen menyayangkan langkah Ferry yang dianggap memberi panggung bagi anak koruptor.
Suara.com - Influencer sekaligus pendiri Malaka Project, Ferry Irwandi, menuai sorotan setelah mengundang Bigmo di podcast miliknya. Tak sedikit netizen yang kemudian penasaran terkait profil Bigmo serta ia anak siapa.
Kehebohan bermula saat Ferry Irwandi mengunggah video berjudul Devil's Advocate : Bigmo melalui akun YouTube-nya pada Sabtu (15/02/2026).
Postingan tersebut lantas viral di X setelah beberapa akun membuat utas serta menyayangkan tindakan Ferry Irwandi.
Dua akun yang viral menyoroti Ferry adalah @dayatpiliang dan @mumtazxmr.
Postingan tentang podcast Ferry Irwandi dengan Bigmo viral di X setelah menerima 2 ribu Retweet dan 11 ribu tanda suka.
"Jujur saya hampir hilang respect. Setelah Ferry Irwandi salah mengatakan Bitcoin tidak melawan fiat maupun Bank sentral karena Satoshi bukan ekonom, sekarang dia podcast bareng Bigmo yang ah sudah lah," cuit @mumtazxmr
"Bigmo ke Ferry Irwandi:'kenapa mau collab sama anak koruptor?' Ferry Irwandi menjawab: 'kan yang koruptor bapak lo' Meskipun setelah jawaban itu langsung disapu dengan kompas moral orang beda-beda, tapi masa iya begitu jawabannya?" kritik @dayatpiliang.
Video Devil's Advocate : Bigmo mengungkap beberapa poin seperti manajemen tim serta clipper, filosofi konten, dinamika keluarga, hingga ambisi politik Bigmo yang cukup kontroversial.
"Bagi orang kan nilai moral kompas orang beda-beda. Gua bisa nih duduk sama lu karena misalnya bapak lu koruptor. Ya kan yang koruptor, yang korupsi bapak lu. Ya tapi kan buat orang-orang juga tahu: 'Ini lho efeknya anak lu nggak korupsi nih, sampai hari ini pun dia masih jadi hujatan nih sama orang nih, makanya lu jangan korupsi' gitu nggak?" kata Ferry Irwandi.
Baca Juga: Awal Mula 'Perang' Knetz dan Netizen Indonesia yang Trending di X, Nama Baskara Mahendra Terseret
Perkataan tersebut yang membuat Ferry Irwandi menuai beragam kritik dari netizen.
"Kali ini gue menyayangkan kontennya Bang Ferry, malah ngasih panggung anak koruptor problematik," tulis @ad**aul**feb**anto1.
"Ya ampun kemarin udah bener jadi GOAT di Aceh. Eh malah balik ke setelan lama, Timothy & anak koruptor dikasih panggung," balas @c**eyo.
"Kalau admin husnudzannya ya, ini cara bro ferry masuk ke marketnya Bigmo. Suka nggak suka marketnya Bigmo nih ada dan gede dari kalangan muda khususnya, terlepas dari caranya ragebait dan semacamnya serta asal usul harta bapaknya. Setelah masuk market, harapannya mungkin bisa masukin nilai nilai Bro Ferry (yang seharusnya) jauh lebih oke daripada hal hal 'kureng' yang di-supply Bigmo ke audience," bela @naka**ti*a.
Bigmo Anak Siapa?
Bigmo (Muhammad Jannah) dan saudaranya, Resbob (Dimas Firdaus) merupakan konten kreator yang cukup kontroversial pada tahun lalu.
Berita Terkait
-
Beberkan Alasan Mau Podcast Bareng Bigmo yang Anak Koruptor, Ferry Irwandi Tuai Kritikan Pedas
-
4 Fakta Kim Ju Ae, Remaja Putri 13 Tahun Calon Penerus Kim Jong Un
-
8 Meme SEAblings vs Knetz yang Trending, Netizen Asia Tenggara Bersatu Lawan Korsel
-
Gara-Gara Nonton Konser Pakai Kamera DSLR, Netizen Korsel vs Asia Tenggara Perang Urat di X
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi