Tekno / Gadget
Selasa, 17 Februari 2026 | 10:29 WIB
Ilustrasi MacBook Air 13 Inci. [Apple]
Baca 10 detik
  • Apple dilaporkan meluncurkan MacBook baru dengan harga terjangkau $599–$799 sekitar Maret 2026.
  • Perangkat ini diduga menggunakan chip Apple A18 Pro dari iPhone 16 Pro, bukan seri M.
  • MacBook entry-level ini diperkirakan memiliki layar 12,9 inci, bodi aluminium, dan opsi warna cerah.

Suara.com - Apple dikabarkan tengah menyiapkan kejutan besar di lini laptopnya. Bukan sekadar versi hemat dari MacBook Air, melainkan model benar-benar baru dengan harga jauh lebih ramah di kantong.

Jika laporan terbaru akurat, perangkat ini akan meluncur sekitar Maret 2026 dan bisa menjadi Mac paling terjangkau dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut laporan Bloomberg melalui jurnalisnya, Mark Gurman, Apple sedang mengembangkan MacBook entry-level yang tetap mempertahankan kualitas khasnya, namun dengan pendekatan strategi yang berbeda.

Harga Lebih Rendah, Lebih Dekat ke Chromebook

Perangkat ini disebut-sebut akan dibanderol di kisaran 599–799 dolar AS (sekitar Rp10–13 jutaan), dilansir dari laman Gizmochina, Selasa (17/2/2026).

Posisi harga tersebut menempatkannya di bawah lini MacBook Air saat ini dan bahkan mendekati segmen Chromebook serta laptop Windows kelas bawah.

Langkah ini bisa menjadi manuver agresif Apple untuk memperkuat pijakan di pasar pendidikan dan negara berkembang, dua wilayah yang selama ini lebih didominasi perangkat murah berbasis Windows dan ChromeOS.

Chip iPhone Masuk Mac?

Detail paling mengejutkan terletak pada dapur pacunya. Alih-alih menggunakan chip seri M seperti Mac modern lainnya, model 12,9 inci ini dirumorkan akan mengusung chip seri A, tepatnya Apple A18 Pro yang juga digunakan di iPhone 16 Pro.

Baca Juga: Cara Klaim AppleCare+ Bagi Pengguna Perangkat Apple

Jika benar, ini menandai pergeseran strategi besar dalam lini laptop Apple. Selama ini, seri M diposisikan sebagai tulang punggung Mac.

Menghadirkan chip iPhone ke laptop berarti Apple percaya performa chipset mobile terbarunya sudah cukup matang untuk kebutuhan komputasi sehari-hari.

Secara teori, A18 Pro mampu menangani aktivitas seperti browsing, streaming, mengetik, hingga produktivitas ringan tanpa hambatan berarti.

Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana macOS akan dioptimalkan agar berjalan maksimal di atas arsitektur chip seri A dalam format laptop.

Layar 12,9 Inci dan Bodi Aluminium

Rumor menyebut MacBook ini akan membawa layar IPS 12,9 inci dengan tingkat kecerahan yang ideal untuk penggunaan dalam ruangan, meski kemungkinan tidak menyamai panel flagship Apple.

Menariknya, Apple dikabarkan tetap mempertahankan sasis aluminium unibody.

Ilustrasi MacBook Air M3. (Apple)

Perusahaan disebut mengadopsi proses manufaktur yang direvisi demi menekan biaya produksi, tanpa membuat perangkat terasa “murahan”. Artinya, meski harganya turun, DNA desain premium tetap dipertahankan.

MacBook Paling Berwarna?

Satu detail yang tak kalah mencuri perhatian adalah warna. Apple dilaporkan tengah menguji opsi warna cerah seperti kuning, hijau, biru, dan merah muda, di samping perak dan abu-abu gelap klasik.

Jika benar, ini bisa menjadi jajaran MacBook paling ekspresif dalam beberapa tahun terakhir dan sinyal kuat bahwa mahasiswa serta pembeli Mac pertama kali menjadi target utama.

Siapa Targetnya?

Dengan harga lebih rendah, desain familiar, dan performa yang cukup untuk komputasi harian, MacBook 12,9 inci ini tampaknya menyasar mahasiswa, pengguna baru ekosistem Mac, pasar Pendidikan, dan konsumen di negara berkembang

Load More