- LG Electronics Indonesia mengadakan edukasi di Jakarta tentang mencuci higienis guna mengatasi risiko jamur akibat musim hujan.
- LG mendemonstrasikan mesin cuci AI DD F2515SNEW1 dengan fitur Allergy Care uap panas mengurangi 99,9% alergen.
- Mesin cuci LG tersebut memiliki teknologi AI mendeteksi kain, pencucian TurboWash 360° cepat, dan kontrol via LG ThinQ.
Allergy Care dengan Steam, Klaim 99,9% Alergen Hilang
Salah satu fitur unggulan yang menjadi sorotan adalah Allergy Care dengan teknologi Steam (uap panas).
Fitur ini diklaim mampu mengurangi hingga 99,9 persen alergen seperti tungau debu rumah dan serbuk sari yang menempel pada pakaian.
Kemampuannya bahkan telah mendapatkan pengakuan dari British Allergy Foundation (BAF) untuk pengurangan tungau debu rumah—menjadikannya solusi relevan bagi keluarga dengan anak kecil maupun penderita alergi.
Tak hanya itu, bagi pemilik hewan peliharaan, LG juga menghadirkan Pet Cycle dengan suhu hingga 60 derajat Celsius dan empat tahap pembilasan air hangat untuk membantu mengurangi bau membandel yang menempel pada pakaian.
TurboWash 360°: Cuci Lebih Cepat Tanpa Kompromi
Dari sisi efisiensi waktu dan energi, LG membekali perangkat ini dengan teknologi TurboWash 360°.
Kombinasi 6Motion dan 3D Multi Water Spray memungkinkan empat titik pancaran air menyemprotkan air dan deterjen secara merata dari berbagai arah.
Hasilnya, proses pencucian menjadi lebih singkat tanpa mengorbankan performa kebersihan.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Smart TV LG Mulai Rp2 Jutaan, Layar Lebar 32-50 Inci
“Kombinasi kecerdasan buatan dan teknologi perawatan kain yang canggih, menunjukkan komitmen kami untuk memberikan pengalaman mencuci yang lebih cerdas, efisien, dan penuh perhatian terhadap kualitas hidup konsumen,” ujar Kim Nack Sun, Product Director Living Home Appliance Solution at LG Electronics Indonesia.
Terhubung ke Smartphone Lewat LG ThinQ
Kenyamanan penggunaan juga diperluas lewat dukungan aplikasi LG ThinQ. Melalui ponsel pintar, pengguna dapat memilih siklus pencucian, memantau progres, hingga mengendalikan mesin cuci dari jarak jauh.
“Ke depan, kami optimistis inovasi berbasis kesehatan dan higienitas akan menjadi kebutuhan utama rumah tangga modern," ungkap Ratih Nadiah, Head of Product Marketing Living Home Appliance Solution at LG Electronics Indonesia.
Ia menambahkan bahwa LG berkomitmen menghadirkan solusi yang bukan hanya cerdas dan efisien, tetapi juga memberikan ketenangan serta perlindungan nyata bagi keluarga Indonesia.
Life’s Good: Inovasi untuk Hidup Lebih Sehat
LG memastikan program edukasi konsumen akan terus digelar di LG ZonaSeru, sejalan dengan semangat “Life’s Good”, sebagai janji merek untuk menghadirkan kehidupan yang lebih mudah dan bermakna melalui inovasi teknologi.
Dengan kombinasi AI, uap panas anti-alergen, pencucian cepat 360 derajat, hingga konektivitas pintar, mesin cuci LG AI DD F2515SNEW1 menjadi bukti bahwa transformasi rumah tangga kini tak lagi sekadar soal kenyamanan, melainkan juga perlindungan kesehatan berbasis teknologi cerdas.
Berita Terkait
-
LG Pastikan TV Lolos Standar Global Lewat 500 Tes Ketat
-
LG Bangun Pabrik Baru, Tahun Pertama Targetkan Produksi 700.000 Unit AC Berkualitas Global
-
Cara LG Ubah Wajah Industri Elektronik Indonesia, Mulai dari AI hingga Pabrik Lokal
-
Midea Luncurkan Mesin Cuci Inovatif Cocok Buat Pemilik Hewan Peliharaan
-
LG Bocorkan Strategi Perkuat Bisnis Information Display, TV Hotel NanoCell Jadi Andalan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik