- Ubisoft konfirmasi pengembangan beberapa judul baru Assassin s Creed dan Far Cry.
- Far Cry 7 kabarnya mengusung mekanisme misi dengan batas waktu nyata.
- Ubisoft siapkan game multiplayer bertema extraction shooter dengan latar hutan Alaska.
Suara.com - Kabar gembira bagi para penggemar dua franchise game terbesar Ubisoft. CEO Yves Guillemot secara resmi mengonfirmasi bahwa perusahaan sedang mengerjakan beberapa game baru untuk seri Assassin's Creed dan Far Cry.
Pernyataan ini muncul di tengah fase restrukturisasi besar-besaran yang sedang dialami oleh raksasa game asal Prancis tersebut.
Itu menandakan fokus mereka untuk kembali mengandalkan judul-judul andalannya yang sudah terbukti sukses di pasaran.
Dalam sebuah wawancara, Guillemot memberikan kepastian yang ditunggu-tunggu.
“Untuk Far Cry, antisipasinya sangat tinggi, dan saat ini kami memiliki dua proyek yang sangat menjanjikan dalam pengembangan,” ujarnya.
Salah satu dari proyek game FPS diyakini adalah seri utama anyar, Far Cry 7 (kode nama: Project Blackbird), yang menurut bocoran akan membawa perubahan masif.
Konsep utama dikabarkan berpusat pada misi penyelamatan keluarga protagonis yang diculik, di mana pemain harus menyelesaikannya dalam waktu 72 jam di dalam game, setara dengan 24 jam waktu nyata.
Mekanisme berpacu dengan waktu ini akan menjadi sebuah revolusi bagi seri yang terkenal dengan kebebasan game Open World.
Proyek kedua (kode nama: Project Maverick) dilaporkan merupakan game multiplayer mandiri bergenre extraction shooter dengan latar hutan belantara Alaska.
Baca Juga: PS6 Ditunda Hingga 2028? Inilah Alasan di Balik Krisis Konsol Generasi Berikutnya
Di sisi lain, semesta Assassin's Creed juga akan semakin luas.
“Di bawah merek Assassin's Creed, beberapa judul sedang dalam pengembangan, mencakup pengalaman pemain tunggal dan multipemain, dengan ambisi untuk lebih mengembangkan komunitas yang melampaui 30 juta pemain tahun lalu,” tambah Guillemot dikutip dari GameRadar, Minggu (22/02/2026).
Selain proyek yang sudah diketahui seperti Project Hexe dan remake Black Flag, konfirmasi ini membuka pintu bagi lebih banyak lagi petualangan para Assassin di masa depan, menjanjikan variasi lebih kaya bagi para penggemar.
Langkah Ubisoft untuk menggandakan investasi pada seri-seri raksasanya dapat dipahami. Perusahaan sedang melewati masa transformasi yang menantang, dengan pembatalan beberapa game dan penutupan studio.
Dengan memfokuskan sumber daya pada Far Cry dan Assassin's Creed, Ubisoft sepertinya sedang memainkan kartu teraman mereka untuk memastikan stabilitas finansial.
Berita Terkait
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 22 Februari: Sikat Evo Scorpio, Trogon, dan Tiket Luck Royale
-
Lebih Menantang, God of War Trilogy Remake Siap Hadirkan Sistem Pertarungan Anyar
-
Sony Tutup Bluepoint Games, Proyek Bloodborne Remake Pupus Sudah
-
Bethesda Fokus Garap The Elder Scrolls 6, Proyek Fallout Masih Berjalan
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Penjelasan Update Free Fire 'Misteri Bawah Laut' 8 April, Ada Tips Klaim Hadiah Anyar
-
5 Rekomendasi Tablet RAM 8 GB Termurah 2026: Kencang untuk Kerja, Belajar, dan Hiburan
-
LG Unjuk Inovasi AI di InnoFest 2026 APAC, Fokus pada Smart Home Masa Depan
-
69 Kode Redeem FF Max Terbaru 8 April 2026: Klaim SG2 Golden dan Quackman
-
5 HP dengan Fitur NFC Cepat dan Responsif, Transaksi Cashless Jadi Lebih Praktis
-
Tablet Gaming Redmi Anyar Bawa Dimensity 9500: Layar Compact, Pesaing iPad Mini
-
Video Unboxing Infinix GT 50 Pro Beredar: Dukung Sistem Pendingin dan Layar 144 Hz
-
5 HP Harga Rp2 Jutaan Terbaik 2026: Harga Irit, Spek Elit
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 8 April 2026, Klaim Hadiah Gratis dan Event Quackman
-
31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 8 April 2026, Klaim Hadiah Gratis dan Event Dream Chaser UEFA