Ubisoft konfirmasi rencana pengembangan game Rayman baru setelah sepuluh tahun vakum.
CEO Yves Guillemot menyebut edisi ulang tahun sebagai langkah awal kebangkitan.
Penggemar menantikan inovasi baru Rayman pada platform konsol generasi terbaru.
Suara.com - Rayman merupakan salah satu game platformer legendaris pada tahun 90-an. Para penggemar Rayman sekarang bisa bernapas lega.
Setelah penantian lebih dari satu dekade sejak Rayman Legends yang fenomenal di tahun 2013, harapan untuk melihat kembali sang pahlawan tanpa lengan ini semakin nyata.
Ubisoft baru saja memberikan sinyal terkuat bahwa kebangkitan waralaba ikonik tersebut sudah di depan mata, dan bukan sekadar rumor.
Kabar baik datang langsung dari CEO Ubisoft, Yves Guillemot, dalam sebuah wawancara dengan Variety.
Peluncuran Rayman: 30th Anniversary Edition yang dirilis 13 Februari lalu ternyata bukan hanya sebuah proyek nostalgia.
Menurut Guillemot, edisi yang merangkum lima versi klasik game orisinalnya ini adalah "langkah pertama dalam kebangkitan kembali merek tersebut."
Pernyataan itu jelas mengonfirmasi bahwa ada rencana lebih besar untuk masa depan Rayman.
Guillemot menegaskan bahwa Rayman memiliki "pesona unik dan daya tarik abadi".
Meski belum bisa membagikan detail spesifik, ia berjanji akan ada lebih banyak berita yang akan datang.
Baca Juga: Tak Penuhi Harapan, Server Call of Duty: Warzone Mobile Bakal Ditutup
"Mengenai apa yang akan terjadi selanjutnya untuk Rayman, kami selalu mengeksplorasi bagaimana waralaba ikonik kami dapat berkembang dan berinovasi untuk semua generasi pemain. Kami belum bisa membagikan detailnya hari ini, tetapi kami berharap dapat segera membicarakan lebih lanjut tentang Rayman," ujar CEO Ubisoft dikutip dari Variety dan NintendoLife.
Sinyal tersebut sejalan dengan kemunculan Rayman sebagai karakter DLC di Mario + Rabbids Sparks of Hope, yang menunjukkan bahwa Ubisoft belum melupakan karakter legendaris ciptaan Michel Ancel.
Antusiasme untuk sebuah game Rayman baru sangat tinggi, terutama setelah kesuksesan game-game platformer modern yang membuktikan genre ini masih sangat relevan.
Sekarang, para pemain tidak hanya disuguhi nostalgia lewat edisi ulang tahun, tetapi juga janji akan petualangan yang benar-benar baru.
Kita hanya perlu sedikit lebih bersabar untuk melihat kejutan apa yang disiapkan Ubisoft.
Berita Terkait
-
Penjualan Konsol Menurun di Awal 2026: PS5 Mampu Ungguli Nintendo Switch 2
-
Ubisoft Kerjakan Beberapa Game Baru, Bocoran Far Cry 7 Ungkap Misi Berpacu dengan Waktu
-
50 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Februari: Raih Paket Ramadhan 115-117 dan Voucher
-
Menahan Amarah Saat Main Game: Ujian Kesabaran Ramadan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah