- Google Translate luncurkan fitur Pin untuk simpan sepuluh bahasa favorit pengguna.
- Fitur ini memudahkan akses cepat tanpa harus mencari ulang di daftar.
- Pengguna cukup geser kanan pada nama bahasa untuk menyematkan ikon pin.
Suara.com - Google Translate menghadirkan fitur 'Pin' anyar yang sangat berguna untuk traveler.
Aplikasi andalan yang menerjemahkan lebih dari satu triliun kata setiap bulannya ini segera mendapatkan sebuah update anyar.
Fitur baru aplikasi Google Translate yang sangat dinantikan, terutama oleh para pelancong luar negeri.
Fitur dirancang untuk membuat pengalaman beralih antar bahasa menjadi jauh lebih cepat dan praktis.
Sekarang, aplikasi Google Translate memiliki bagian "Bahasa Terbaru" yang menampilkan hingga sembilan bahasa terakhir yang Anda gunakan.
Meskipun berguna, daftar ini bersifat dinamis; jika Anda memilih bahasa kesepuluh, bahasa yang paling lama digunakan akan terhapus dari daftar.
Hal ini sering kali merepotkan jika Anda perlu beralih di antara beberapa bahasa tertentu secara rutin.
Mengutip PhoneArena, pembaruan mendatang bakal mengatasi masalah ini dengan menghadirkan bagian baru bernama "Bahasa yang Disematkan" atau Pinned Languages.
Fitur ini memungkinkan Anda untuk menyematkan hingga 10 bahasa favorit atau yang paling sering digunakan secara permanen di bagian atas halaman pemilihan bahasa, tepat di atas daftar "Bahasa Terbaru".
Baca Juga: Scroll, Klik, Ngiler! Cara Menyiksa Diri di Aplikasi Makanan saat Ramadan
Bayangkan Anda sedang berlibur di negara yang menggunakan beberapa bahasa resmi; Anda tidak perlu lagi repot-repot menggulir atau mengetik ulang untuk menemukan bahasa yang Anda butuhkan.
Cukup sematkan atau Pin sekali, dan bahasa-bahasa tersebut akan selalu siap sedia.
Cara menggunakannya pun sangat mudah. Pengguna hanya perlu menggeser ke kanan pada bahasa yang ingin disimpan, lalu mengetuk ikon pin yang muncul.
Proses yang sama berlaku untuk melepaskan pin, cukup geser dan ketuk ikon lepaskan pin.
Ini bukanlah fitur yang revolusioner, tetapi tambahan kecil seharusnya dapat mengurangi hambatan bagi pengguna yang sering beralih antara beberapa bahasa.
Peningkatan kegunaan bakal menjadi tambahan yang sangat populer di kalangan pengguna Android dan iOS saat nanti resmi dirilis.
Sebagai catatan, fitur Pin masih tersedia secara terbatas bagi pengguna versi Beta di wilayah tertentu.
Berita Terkait
-
Mengapa Banyak Orang Terjebak 'Mimpi Jadi Kaya' di Ponsel? Detektif Jubun Buka Suara
-
Cara Install Aplikasi Android di Luar Google Play Store, Ini Langkah Amannya
-
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile
-
5 Aplikasi Jadwal Salat dengan Azan Otomatis, Bikin Ibadah Ramadan Makin Lancar
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi